LHOKNGA – Korps Baret Merah menggelar syukuran di Pulau Tepi Pantai Lhoknga, Aceh Besar, Minggu, 30 April 2017. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara memperingati HUT ke-65 Kopassus.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasdam IM, Brigjen TNI Ahmad Dhaniel Chardin. Turut hadir para prajurit Kopassus yang berdinas di jajaran Kodam IM dan para purnawirawan. Di antara para prajurit Kopassus yang masih aktif tersebut terlihat Danrem 012/TU Kolonel Inf Nefra Firdaus, Kolonel Inf Andi Candra, Kolonel Inf Andi, dan Kolonel Inf Bambang Sujarwo (Asops Kasdam IM).
Tidak hanya itu saja, dalam acara ini juga turut dihadiri tamu kehormatan komando, Mayjen TNI Soenarko. Seperti diketahui, Soenarko juga pernah menjabat sebagai Pangdam IM. Hadir pula sejumlah tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
Acara syukuran tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kasdam IM. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim dari wilayah Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Kasdam IM mengatakan, acara ini merupakan salah satu bentuk wujud syukur atas pengabdian yang tulus kepada NKRI, yang telah di lewati dengan penuh rasa tanggung jawab.
Lebih lanjut Kasdam mengatakan, “Korps Baret Merah merupakan bagian prajurit-prajurit yang terbaik di Republik Indonesia, karena untuk menjadi warga Korps Baret Merah yang handal dan tangguh, harus melalui serangkaian seleksi yang ketat serta pendidikan yang sangat berat.”
Dalam kesempatan tersebut Kasdam juga berpesan agar warga korps baret merah memperbanyak silaturahmi. Menurutnya, silaturahmi memiliki banyak hikmah.
“Selain dapat memperpanjang umur, juga dapat mempermudah jalan rezeki,” katanya.
Dia kemudian mengutip pepatah, “dalam kondisi perang bersiaplah untuk berdamai, pada saat damai kita siap berperang.”
“Adapun dalam kondisi damai, kita upayakan tetap damai dan tetap melaksanakan tugas-tugas ketentaraan yang sifatnya langsung berhadapan dan berdampak untuk kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup rakyat, ujar Brigjen TNI Ahmad Dhaniel Chardien.
Saat ini, Kasdam IM mengungkapkan pihaknya telah memiliki beberapa program di Aceh. Dia mencontohkan seperti program cetak sawah, penggemukan sapi pedaging, sergap (sarapan gabah), jambanisasi dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga miskin. Selain itu, dia berharap agar Aceh terus dalam kondisi damai.
“Semoga Aceh ini menjadi siklus yang damai sehingga kita betah bertugas di Aceh,” kata Kasdam Iskandar Muda.[]





