BIREUEN – Politisi Partai Gerindra Aceh yang juga Anggota Komisi IV DPR RI Ir. H. Teuku Abdul Khalid menghadiri Milad III Duta Bireuen Community (DBC) yang dilaksanakan di salah satu rumah pengurus kawasan Matang Geulumpang Dua, Kabupaten Bireuen, Minggu, 29 Desember 2019, siang. 

TA Khalid hadir dalam rangka memenuhi undangan khusus sebagai warga kehormatan DBC yang merupakan lintas komunitas masyarakat Bireuen yang concern terhadap kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada Milad III DBC ini, TA Khalid dinobatkan sebagai Dewan Kehormatan DBC dengan pemakaian baju kebesaran oleh Presiden DBC, Sabaruddin Abdullah (Bos Ben). 

Acara tersebut dihadiri para pengurus dan anggota DBC. Turut hadir para jurnalis lintas media, Ketua PWI, AJI dan tokoh-tokoh Kabupaten Bireuen lainnya. 

TA Khalid dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada DBC yang telah menjaga kekompakan dan persatuan lintas komunitas filantropi, sehingga kepedulian sosial masyarakat Bireuen menjadi lebih baik. Anggota Komisi IV DPR RI ini juga mengimbau seluruh pengurus dan anggota beserta seluruh tokoh masyarakat untuk tetap memprioritaskan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan. 

“Pasca lahirnya MoU Helsinki, harapan dan tujuan kita bersama dapat mewujudkan Aceh yang makmur, sejahtera dan bermartabat. Maka dalam mewujudkan semua cita-cita tersebut, semua elemen masyarakat harus bersatu dan kompak dalam memperjuangkan kewenangan dan kekhususan Aceh baik di Senayan maupun di Aceh. Kompak saja belum tentu harapan dan cita kita terwujud, apalagi kita terpecah dan saling memfitnah,” ujar TA Khalid.

Menurut TA Khalid, di Partai Gerindra setiap Ketua DPD yang lolos ke Senayan boleh memilih komisi apa saja. Alasan dirinya memilih Komisi IV karena sesuai dengan kondisi masyarakat Aceh saat ini yang banyak berprofesi sebagai petani dan nelayan. Oleh karena itu, TA Khalid meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar memberikan masukan terhadap permasalahan yang terjadi di bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di Bireuen khususnya dan Aceh pada umumnnya. 

Sekadar informasi, komunitas DBC didirikan pada 26 Desember 2016 silam yang berkedudukan di Kabupaten Bireuen. Saat ini presiden komunitas tersebut adalah Sabaruddin Abdullah, salah seorang pengusaha Aceh yang sukses di Malaysia dan sekarang memilih menetap di kampung halamannya di Kabupaten Bireuen. Komunitas ini menghimpun tokoh-tokoh lintas sektoral dalam dan luar negeri. Selama ini komunitas tersebut sangat aktif di media sosial seperti Faceebook dengan nama grup Duta Bireuen Community.[](*)