BANDA ACEH – Sebanyak 40 mahasiswa asal Aceh tahun ini akan melanjutkan studi di Institut Pertanian Bogor (IPB). Mahasiswa yang mengambil program S2 (magister) 35 orang dan S3 (doktoral) lima orang yang berasal dari berbagai universitas dan instansi di Aceh.

“Ini data sementara yang sudah melakukan verifikasi ulang di IPB dan sudah mendaftar sebagai anggota Ikamapa,” kata Ketua Umum Ikamapa Bogor, Zulfikar Mulieng melalui siaran pers diterima portalsatu.com, dua hari lalu.

Zulfikar menyebut verifikasi dilakukan dua hari oleh Sekolah Pascasarjana (SPS) IPB, karena banyaknya peminat dan pendaftar yang melanjutkan studi di IPB.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh anggota baru Ikamapa,” ujar putra Aceh Utara itu yang merupakan alumni Fakultas Pertanian Unimal.

Menurut Zulfikar, jika dibandingkan tahun lalu, ada sedikit penurunan jumlah mahasiswa asal Aceh yang mendaftar di IPB. “Tahun lalu banyak teman-teman mahasiswa yang mendapatkan beasiswa LPDP dan BU Dikti yang mendaftar di IPB. Tahun ini sedikit menurun,” katanya.

Beasiswa

Sementara beasiswa dari Pemerintah Aceh tidak ada satu orang pun. Untuk tahun ini, kata Zulfikar, malah lebih banyak mahasiswa yang mendaftar mandiri atau tidak ada beasiswa. Untuk itu, Ikamapa berharap kepada Pemerintah Aceh khususnya dan pemerintah kabupaten/kota di Aceh membantu mahasiswa yang belum mendapatkan beasiswa.

“Sehingga proses perkuliahan bisa berjalan lancar tanpa ada kekhawatiran akan defisit anggaran yang bisa mengganggu konsentrasi belajar. Karena selama ini belum pernah ada beasiswa yang diterima oleh anggota Ikamapa khususnya dari Pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota di Aceh,” ujarnya.

“Semoga untuk tahun ini bisa dialokasikan khusus. Kami dari Ikamapa siap membantu dan melakukan pendataan teman-teman yang tidak ada beasiswa dan sangat membutuhkan untuk kelancaran studinya,” kata Zulfikar.[](idg)