BANDA ACEH – Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), di Banda Aceh, Kamis, 1 Februari 2018. Mereka melakukan rapat tertutup di ruangan Sekretaris DPRA.
Belum diketahui agenda resmi terkait pertemuan TAPA dengan Wakil Ketua DPRA tersebut. Namun diduga pertemuan ini membahas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (RAPBA) yang hingga kini masih molor.
Selesai rapat di ruang Sekwan, Tim TAPA bersama pimpinan DPRA berganti ruangan pada pukul 12.10 WIB ke ruang Wakil Ketua DPRA, Dalimi.
“Tim TAPA semuanya lengkap hadir ke DPRA,” kata Karo Humas dan Protokoler Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin, melalui pesan singkat Kamis, 1 Februari 2018.
Berdasarkan foto yang tersebar di media sosial, diketahui Tim TAPA yang ikut serta dalam rapat tertutup ini seperti Sekda Aceh Darmawan, Kepala Bappeda Aceh Azhari Hasan, Karo Hukum Edrian, dan beberapa anggota TAPA lainnya, termasuk Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin.
Sebelumnya DPRA menyampaikan kekesalan mereka terhadap sikap TAPA dan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang tidak menghadiri pembahasan lanjutan dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) sebagai cikal bakal Rancangan Anggaran Pendapat dan Belanja Aceh (RAPBA) 2018.
Sikap eksekutif tersebut membuat anggota dewan kesal. Padahal, kedua belah pihak telah sepakat dengan jadwal yang disusun Badan Anggaran (Banggar) DPRA pada Selasa, 30 Januari 2018, tentang tahapan proses percepatan pembahasan dokumen KUA dan PPAS RAPBA 2018 senilai Rp14,7 triliun.
“Gubernur dan Sekda Aceh kembali mempermainkan dan melecehkan lembaga DPRA untuk yang kedua kali,” ujar Ketua DPRA, Muharuddin, saat menggelar konferensi pers, Rabu, 31 Januari 2018. Hadir dalam konferensi pers tersebut Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda dan Teuku Irwan Djohan. Selain itu, konferensi pers ini juga dihadiri oleh ketua fraksi dan ketua komisi di DPRA.[]



