Ini akan menjadi musim yang berbeda
tentang asa, cita dan warna manusia
Malam dan pagi berganti
ada harapan baru atau cerita lama
yang direkonstruksi demi jejak kebaikan.
ada pergulatan daya hidup
untuk melintasi zaman.
Sebagaian kita bergantung pada rencana
dan target terukur yang dilampaui.
Sebagian lagi melewati potongan hari
dengan cemas dan takut.
Dan lainnya memantaskan diri dengan rencana
kecil sambil menjenguk takdir baru.
Setiap kita memiliki musim yang berbeda,
pasang surut hidup yang berbeda
dan melampaui semua itu
untuk tujuan paling murni atau tujuan rendah dan semu.[]
Karya Taufik Sentana
Peminat Prosa, banyak menulis puisi dan esai sosial. Menetap di Aceh Barat.


