Kamis, Juli 25, 2024

Buka Rapimda KNPI Subulussalam,...

SUBULUSSALAM - Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, H. Azhari, S. Ag., M.Si mengatakan...

BI Lhokseumawe Gelar ToT...

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota...

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...
BerandaTerminal Tipe-A Meulaboh...

Terminal Tipe-A Meulaboh Belum Beroperasi, Begini Penjelasan Pihak Terkait

MEULABOH – Terminal Tipe-A Meulaboh, yang terletak di Gampong Ujong Tanjong, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, yang dibangun dengan dana APBN Rp25,8 miliar sejak tahun 2009 sampai 2014, masih belum beroperasi hingga saat ini.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Meulaboh, Iin Indawati, mengatakan, alasan belum beroperasinya terminal tersebut berawal terbitnya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah yang di dalamnya terdapat poin pelimpahan wewenang. Dengan terbitnya peraturan itu, otomatis segala kewenangan mengenai operasional terminal dilimpahkan ke kementerian terkait, dan bukan kewenangan pemerintah daerah lagi. 

Sementara itu, proses pelimpahan kewenangan Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana serta Dokumen (P3D) terminal tipe A tersebut baru dilakukan pada 2017 lalu. 

“Pembangunannya dimulai pada 2009 dan selesai pada 2014, pada saat hendak dioperasionalkan, pemerintah setempat terhadang dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014,” kata Iin kepada portalsatu.com via telepon, Rabu, 6 Juni 2018, siang. 

Selanjutnya, imbuh Iin, masalah utama terminal tersebut belum beroperasi karena akses menuju lokasi terminal masih belum dibangun. Untuk menindaklanjuti masalah tersebut, belum lama ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian PU.

“Dan alhamdulillah, di tahun ini juga Kementerian PU melalui Balai Pengelola Jalan Negara (BPJN) I Aceh, akan membangun dan juga melakukan pengembangan jalan akses terminal tersebut sepanjang 1,1 kilometer. Saat ini sudah masuk dalam tahap pengukuran lahan. Dan sebentar lagi akan diserahkan pada kementerian. Saat ini sudah clear sampai pada tahap sertifikat,” demikian Iin.[]

Penulis: Rino Abonita

Baca juga: