__”Semua keterpesonaan akan luruh-redup saat ditimpa CahayaNya. Kita hanya bagai serpihan kaca yang kecil, tak memantulkan apapun”___
Karya Taufik Sentana*
Terpesona adalah keterikatan
saat mata dan hati mengait makna
yang subtil bendawi ke hakikat tinggi
Sedari lahir kita telah belajar tentang
keterpesonaan. Memandang takjub semesta di luar diri, mencerna setiap peristiwa dan menjadi pengertian baru
Dalam perjalanan mengenal peristiwa dan tanda tanda, semua tampilan indah yang tampak bagai lukisan yang terhampar. Jangan semata memuji lukisan, tanpa menyebut Pelukisnya.
Mata dan hati yang terpesona
akan selalu meronta bila tak sampai
pada Pesona Utama, Ia Yang Indah tak tercela.
Semua keterpesonaan akan luruh-redup
saat ditimpa CahayaNya.Kita hanya bagai serpihan kaca yang kecil, tak memantulkan apapun.[]
*Peminat sastra sufistik




