LHOKSEUMAWE – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan tes urine para sopir bus dan angkutan umum lainnya di Terminal Tipe A Lhokseumawe, Jumat, 31 Mei 2019, sekitar pukul 23.45 WIB.
Kepala BNN Kota Lhokseumawe, AKBP Fakhrurrozi, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka Operasi Ketupat Rencong 2019 melibatkan tim gabungan Polri, TNI, Dishub, dan BNN. Menurut dia, pemeriksaan urine para sopir penting dilakukan untuk memastikan mereka bebas dari narkoba.
“Sehingga perjalanan mudik lebaran ini diharapkan betul-betul selamat sampai tujuan bagi para pemudik atau penumpang. Oleh karena itu mereka (sopir) harus bebas dari narkoba, karena bisa membahayakan nyawa para penumpang apabila pengemudi di bawah pengaruh narkoba,” kata Fakhrurrozi kepada para wartawan.
Menurut Fakhrurrozi, hasil tes urine sementara ini belum ada sopir yang terdeteksi positif mengonsumsi narkoba. “Diharapkan memang tidak ada yang positif. Namun apabila ditemukan di antara mereka ada yang positif menggunakan narkoba, maka kita akan melakukan assessment bertujuan untuk menentukan tingkat kecanduan”.
“Manakala masih dalam mencoba-coba, kita melaksanakan rehabilitasi rawat jalan. Kalau mereka sudah berat maka akan direhabilitasi rawat inap, artinya tidak kita izinkan mereka (sopir) melanjutkan perjalanan. Jadi yang membawa penumpang itu sopir cadangan kalau memang sopir dimaksud negatif narkoba,” ungkap Fakhrurrozi.[]


