SUBULUSSALAM – Hujan deras yang melanda wilayah Subulussalam sejak dua hari terakhir menyebabkan tiga desa di Kecamatan Sultan Daulat masing-masing Kampung Sigru, Jabi-Jabi dan Suka Maju terendam banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subulussalam Nesal Putra kepada portalsatu.com, Kamis, 5 Januari 2017 mengatakan banjir disebabkan meluapnya air sungai Souraya akibat tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir di wilayah Sultan Daulat.

Banjir mulai memasuki perkampungan penduduk sejak Rabu malam dengan ketinggian air sekitar 60 centimeter. Sejumlah warga sempat mengungsi ke rumah tetangga yang lebih tinggi. Namun, Kamis pagi, warga kembali ke rumah setelah melihat kondisi air mulai surut.

“Tadi malam banjir, warga sempat mengungsi, tapi kembali lagi ke rumah. Kondisi air hingga siang ini sudah mulai surut tapi belum signifikan,” kata Nesal.

Ia mengatakan selain akibat curah hujan tinggi, luapan air ini juga disebabkan banjir kiriman dari Kutacane, Aceh Tenggara. Tiga kampung tersebut berada di bantaran sungai Souraya dan menjadi “langganan” banjir setiap tahunnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Subulussalam, Rahmayani Sari Munthe mengatakan kondisi banjir di tiga desa tersebut masih katagori aman. Warga mulai kembali ke rumah masing-masing setelah sempat mengungsi karena khawatir banjir semakin besar.

“Masih katagori aman, jika banjir kembali membesar dan warga mengungsi nanti baru akan kita salurkan bantuan,” kata Rahmayani.[]