SUBULUSSALAM – Hujan deras mengguyur wilayah Kota Subulussalam sejak beberapa hari belakangan ini menyebabkan tiga kecamatan di daerah itu dilanda banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, Nesal Putra kepada portalsatu.com, Senin, 28 November 2016 mengatakan banjir melanda daerah aliran sungai (DAS) di Kecamatan Runding dengan ketinggian air bervariasi 50-100 centimeter.
Akibatnya, sebagian masyarakat sudah mulai mengungsi ke rumah-rumah tetangga yang lebih tinggi. Namun sebagian masyarakat masih bertahan di rumah mereka.
“Semua daerah yang berada di pinggiran Sungai Souaraya sedang dilanda banjir, ini saya sedang melakukan pendataan,” kata Nesal.
Banjir juga merendam beberapa Kampung di wilayah Kecamatan Longkib seperti Kampung Panji, Kampung Longkib dan Sepang dengan ketinggian air mencapai 60 centimeter.
“Ada tiga gampong di Kecamatan Longkib dilanda banjir ketinggian air 60 cm, sekarang kondisi air terus naik, warga belum ada yang mengungsi masih bertahan di rumah,” kata Camat Longkib Hal Haris.
Camat Sultan Daulat, Khairunnas mengatakan banjir juga merendam Kampung Suka Maju, Jabi-Jabi dan Sigrun dengan ketinggian air sekitar selutut orang dewasa.
“Iya daerah kami banjir juga, tapi tidak terlalu besar, ketingian selutut orang dewasa, ” kata Khairunnas.
Selain itu, banjir juga merendam jalan menuju Kecamatan Runding tepatnya di Kampung Lae Pemualen. Namun kendaraan roda empat masih bisa melintas karena ketinggian air masih sekitar 60 centimeter.
Namun sejumlah kendaraan rada dua tampak kesulitan saat melewati kenangan air banjir tersebut. Beberapa dari mereka mencoba melanjutkan perjalanan, ada yang berhasil melewati, namun tak sedikit pula kendaraan mati mesin, mereka harus mendoros kendaraannya melewati arus banjir.[]




