MEUREUDU Personel Satuan Brimob Polda Aceh yang diterjunkan ke Pidie Jaya sejak 7 Desember lalu, kini fokus membersihkan rumah-rumah penduduk yang rusak akibat gempa. Satuan Brimob membentuk Tim Peugleh Rumoh dan telah membersihkan reruntuhan di sejumlah rumah korban gempa.
Informasi diperoleh portalsatu.com, setelah menangani evakuasi para korban gempa di Meureudu pada hari pertama pascabencana itu, pasukan Brimob Polda Aceh kemudian dibagi ke empat lokasi di Kabupaten Pidie Jaya. Untuk Kecamatan Bandar Baru, tim Brimob beranggotakan 75 personel membuka posko di halaman Masjid Baiturrahim di Desa Teungoh Musa, Kemukiman Musa, sejak hari kedua pascagempa.
Selain mendirikan sejumlah tenda pengungsian dan membuka dapur umum untuk masyarakat korban gempa, tim Brimob itu juga membersihkan puing-puing atau reruntuhan yang jatuh dari penyangga kubah Masjid Musa. Hasilnya, Masjid Musa kembali dapat difungsikan untuk salat berjemaah sejak 8 Desember lalu.
Salah seorang personel Kompi 1 Detasemen A Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh Bharada Aulia Akbar juga menjadi muazin dan imam salat berjemaah di Masjid Musa itu. (Baca: Aulia Akbar, Imam Brimob di Masjid Musa)
Komandan Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Norman Widjajadi, S.I.K., melalui Komandan Kompi 1 Detasemen A Pelopor Satbrimob AKP Iswahyudi, S.H., kepada portalsatu.com, Selasa, 13 Desember 2016, mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melayani masyarakat korban gempa yang mengungsi di kompleks Masjid Musa pada malam hari.
Paginya sampai sore, Tim Peugleh Rumoh beranggotakan personel Brimob turun ke desa-desa yang mengalami dampak gempa untuk membersihkan puing-puing bangunan di rumah-rumah korban gempa, ujar Iswahyudi yang memimpin tim Brimob untuk penanggulangan dampak gempa di Kecamatan Bandar Baru.
Iswahyudi menjelaskan, sejumlah rumah korban gempa di Kemukiman Musa, Kecamatan Bandar Baru, telah dibersihkan Tim Peugleh Rumoh. Di antaranya, rumah M. Ali Hasan di Lorong Medang Desa Teungoh Musa. Pemilik rumah itu sedang dirawat di RSU Sigli, Pidie, karena mengalami luka akibat gempa. Saat Tim Peugleh Rumoh dari Brimob datang ke rumah korban gempa itu, mereka diterima saudara (kerabat) dari M. Ali Hasan.
Berikutnya, Tim Peugleh Rumoh membersihkan rumah Kafrawi di Lorong Giri Desa Teungoh Musa. Pekerjaan selesai, pemilik rumah senang dan berterima kasih kepada Tim Peugleh Rumoh, kata Iswahyudi.
Iswahyudi menambahkan, Tim Peugleh Rumoh yang dibentuk oleh Satuan Brimob Polda Aceh akan terus bekerja membersihkan rumah-rumah korban gempa di kawasan tersebut. Ditargetkan dalam satu hari Tim Peugleh Rumoh membersihkan 2-3 rumah korban gempa. Ini untuk membantu meringankan beban korban gempa, ujarnya.[](idg)



