Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaInspirasiTeknoTrik Hidup Pintar...

Trik Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital

KARANGBARU – Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Rabu, 29 September 2021 pukul 09.00 hingga 12.00, telah dilangsungkan Webinar bertajuk “Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital”.

Kegiatan masif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.

“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual.

Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen mahasiswa, pelajar, guru, dan dosen di Aceh, dihadiri oleh sekitar 122 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Ardi Widi Yansah S.Sos., Praktisi komunikasi dan editor Foto Majalah GATRA; Dr. Muhtadi, M.Si., Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; Tri Astuti, Anggota Komisi IV DPRK Aceh Tamiang; dan Zulfikar Taqiuddin, S.Sn., M.T., Kepala Pusat Riset dan Pengembangan Seni Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Salsa Melania Aquina sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Fakhrunnisa yang bertanya pendekatan strategi seperti apa yang bisa diberikan kepada perempuan milenial agar lebih mau menggunakan sosmed secara positif? Dan skill digital apa yang cocok untuk dipelajari perempuan diera Society 5.0?

Narasumber Ardi Widi Yansah S.Sos., menanggapi kita harus memanfaatkan media sosial ini dengan pintar. Kita tidak harus hanya menjadi konsumen saja tetapi kita juga harus menjadi produktif dan menjadi produsen juga. Di dalam penggunaan media sosial inilah kita dapat memberikan informasi -informasi positif untuk kehidupan sehari-hari, selain itu kita juga dapat mendapatkan penghasilan dari media sosial dengan hobi kita sendiri.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Tamiang. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[](ril)

Baca juga: