IDI RAYEK – Hasil olah TKP kasus penembakan dump truk di Ranto Peureulak, Aceh Timur, tim kepolisian berhasil menemukan peluru jenis mimis (peluru senjata Air Softgun).

“Dari hasil olah TKP sementara, benda yang menembus kaca diduga keras bukan peluru senjata api, bukan sejenis proyektil tajam, tapi jenis mimis. Peluru tersebut kita temukan sebutir bersarang di salah satu bagian depan mobil,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto melalui kasat reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu kepada portalsatu.com, Sabtu, 2 Juli 2016.

Budi mengatakan, pihaknya masih mendalami insiden penembakan truk itu. Meskipun bukan dari jenis senjata api, kata Budi, namun aksi seperti itu sangat membahayakan orang lain.

“Untuk pelaku sedang kita dalami, walaupun itu bukan jenis peluru senjata api, pihak kita tetap melakukan tindakan,” kata Budi.

Menurut informasi dihimpun portalsatu.com, dump truk milik PT Sumber Sari Medan Smart, KSO, itu selama ini saban harinya mengangkut material batu di daerah Ranto Peureulak. Batu yang telah dipecahkan kemudian setiap harinya dibawa menuju salah satu AMP (Asphalt Mixing Plant)  di Desa Alue Bate, Kecamatan Peudawa.

Sejauh ini portalsatu.com belum memeroleh konfirmasi dengan pihak perusahaan AMP itu yang kabarnya telah beroperasi sejak awal tahun 2016.[]