ACEH UTARA – Sebuah truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terbalik di jembatan Gampong Paya Leupah, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, Rabu, 19 Juni 2019, sekitar pukul 07.00 WIB.
Informasi diperoleh, tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Kecelakaan truk diduga dikarenakan tidak ada talud penahan di pinggiran jembatan tersebut.
Anggota DPRK Aceh Utara, Tgk. Fauzan Hamzah, mengatakan, lokasi kejadian itu tepatnya di kawasan jalan induk Kecamatan Simpang Keuramat. Jembatan itu dibangun dengan dana Otonomi Khusus (Otsus) di bawah Dinas PUPR Provinsi Aceh. "Akan tetapi, tanpa talud penahan di bagian pinggiran jembatan sehingga mudah longsor dan terjadi kecelakaan seperti ini. Apalagi ini merupakan jalan utama kecamatan yang digunakan oleh masyarakat dan selalu dilewati truk pengangkut sawit maupun aktivitas para petani lainnya," ujar Tgk. Fauzan kepada portalsatu.com/, Rabu siang.
“Kami atas nama masyarakat Simpang Keuramat kecewa kepada pihak dinas terkait bersama rekanannya yang tidak selesai dibuat jembatan, yakni tidak dibuat talud penahan jembatan. Sehingga masyarakat sangat susah melewati jembatan tersebut, apalagi ketika musim hujan,” kata Tgk. Fauzan yang juga tokoh muda Simpang Keuramat.
Menurut Tgk. Fauzan, Dinas PUPR provinsi harus bertanggung jawab atas tidak selesainya jembatan tersebut. Terlebih sudah terjadi musibah mobil pengangkut TBS sawit masyarakat. “Sebelum jatuh banyak korban lagi maka pihak dinas terkait harus menindak lanjutinya. Sebelumnya kita pernah melakukan komplain tetapi tidak juga dibuat talud, alasannya tidak ada dalam perencanaan,” ujarnya.
Tgk. Fauzan menambahkan, mobil yang melewati kawasan itu juga sering terjebak lumpur dari bekas tanah timbunan jembatan itu sebelumnya.[]


