GAYO LUES – Truk pengangkut surat suara untuk Kabupaten Gayo Lues, dilaporkan kembali mogok di kawasan Gurah, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, dalam perjalanan dari Medan, Sumatera Utara, Minggu, 17 Februari 2019, sekitar pukul 23.00 WIB.
Sebelumnya truk tersebut mogok di kawasan Sembahe Amper, Minggu, sekitar pukul 12.00 WIB.
Dikonfirmasi kembali via WhatsApp, apakah truk itu sudah normal untuk menempuh perjalanan kembali tujuan Gayo Lues, setelah mogok di Sembahe. “Ya, tapi sekarang di Gurah (Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara) rusak lagi, kain klosnya putus,” kata Sekretaris Komisi Independen Pemilihan (KIP) Gayo Lues, Rejeb Martin, menjawab portalsatu.com/, Senin, sekitar pukul 00.25 WIB.
Ditanya apakah barang (surat suara) akan dipindahkan ke truk lain supaya cepat sampai tujuan, Rejeb Martin menyebutkan, tidak bisa dipindahkan. “Ini harus diupayakan mobilnya (truk) langsung dibawa walaupun (sampai) besok pagi (Senin), lagi nunggu orang sopir pesan mekaniknya”.
Diberitakan sebelumnya, sebuah truk pengangkut surat suara untuk Kabupaten Gayo Lues, dilaporkan sempat mogok di kawasan Sembahe Amper, dalam perjalanan dari Medan, Minggu, 17 Februari 2019, sekitar pukul 12.00 WIB.
Sekretaris KIP Gayo Lues, Rejeb Martin, mengatakan, truk pengangkut surat suara untuk Pemilu 2019 itu mogok di Sembahe Amper, karena “panasnya naik”. Namun, kata dia, menurut sopir saat ini truk tersebut sudah normal kembali setelah diisi air ke bagian dalam radiator.
“Ya, khusus ke Gayo Lues hanya satu truk (pengangkut surat suara). Awalnya dengan Aceh Tenggara mobil yang besar dan dikhawatirkan Jalan Kutacane ke Gayo Lues tidak dapat melaju di tikungan tajam,” kata Rejeb dikonfirmasi portalsatu.com/, via WhatsApp, Minggu siang.
Menurut Rejeb, surat suara untuk Gayo Lues belum semuanya masuk ke gudang di Medan, Sumatera Utara, karena pengirimannya dua tahap. Yang sudah masuk, kata dia, surat suara untuk pemilihan anggota DPR RI Dapil Aceh-1 sebanyak 132 kotak, DPRA Dapil 8 sebanyak 132 kotak, DPRK Dapil 1 ada 62 kotak, Dapil 2 sebanyak 46 kotak isi 500 lembar, dan DPRK Dapil 3 berjumlah 30 kotak.
“Yang belum masuk yaitu surat suara untuk DPD RI, Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya.
“Truk pengangkut surat suara ke Gayo Lues ini juga dikawal pihak kepolisian,” kata Rejeb.[]




