Senin, Juli 15, 2024

Kapolres Aceh Utara AKBP...

LHOKSUKON - AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., kini resmi mengemban jabatan Kapolres...

Temuan BPK Tahun 2023...

BLANGKEJERN - Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan kelebihan pembayaran pada anggaran...

Pj Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan surat keputusan (SK) tentang...

Kadispora Lhokseumawe Apresiasi Pejuang...

LHOKSEUMAWE - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII Provinsi Aceh di Aceh Timur...
BerandaTumpukan Sampah Sepanjang...

Tumpukan Sampah Sepanjang 50 Meter Resahkan Warga Kajhu

ACEH BESAR – Tumpukan sampah sepanjang 50 meter berserakan di tepi jalan Gampong Cot Paya tepatnya di kawasan Kajhu, Aceh Besar. Sampah yang ditumpuk dengan kondisi memanjang ini ternyata sudah memakan korban jiwa.

Santi, 28 tahun,salah seorang warga di sekitar lokasi itu mengatakan, tumpukan sampah tersebut sudah lama dilihatnya. “Tapi dulu tumpukan sampah belum memanjang sampai 50 meter seperti sekarang ini,” ujarnya.

Sampah itu, kata dia, sangat mengganggu pengguna jalan. Selain karena bau, kecelakaan kerap terjadi lantaran banyak binatang berkeliaran di sana. “Seperti lembu yang berkumpul di sekitar sampah dan lari tiba-tiba ke badan jalan,” kata Santi.

Seorang warga lainnya, Roni,32 tahun, mengatakan sampah itu sering dibakar warga sekitar untuk mengurangi volumenya. “Namun di pagi hari sudah bertumpuk lagi, malah semakin banyak,” ujarnya.

“Gotong royong juga pernah dilakukan, tetapi jumlah sampah bukan semakin berkurang. Kita berharap pihak terkait secepatnya melihat kondisi ini,” kata dia lagi.

Sementara itu Iskandar Geuchik Gampong Cot Paya menyebut tumpukan sampah tersebut memanjang sejak dua bulan terakhir. “Kita bersama warga sekitar pernah bergotong royong membersihkan tumpukan itu, namun sampah tersebut malah bertambah hingga memanjang 50 meter,” ujar Iskandar.

Iskandar menjelaskan, di sekitar tumpukan sampah itu juga sering terjadi kecelakaan lalu lintas hingga korban meninggal di tempat. Pasalnya, kata dia, malam hari kondisi jalan yang gelap, ditambah lagi banyak binatang yang mencari makan di tempat sampah itu.

“Posisi sampahnya yang sangat dekat dengan badan jalan sehingga setelah binatang itu makan langsung menyebrang jalan hingga membahayakan pengguna kendaraan yang sedang melintas,” katanya.

Iskandar menambahkan, yang membuang/menumpukkan sampah di sekitar jalan itu bukan hanya warga sekitar saja, tetapi warga dari beberapa gampong yang jaraknya jauh juga menaruh sampah di sana.

Dia minta Dinas Kebersihan Aceh Besar turun langsung melihat kondisi ini. “Karena selain bau, tumpukan sampah ini juga sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” pungkas Iskandar.[]

Laporan Ramadhan

Baca juga: