BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry mengikutkan Masykur, mahasiswa prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam, dan koleksinya ke Pameran Pendidikan Islam Internasional atau International Islamic Education Exhibition (IIEE) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Banten, 21-24 November 2017.
Masykur, sebagai mahasiswa yang merupakan kolektor benda bersejarah mengatakan, dirinya akan mengisi acara pameran terbesar di Indonesia tahun ini tersebut dengan menjadi satu penjaga stand UIN Ar-Raniry di sana karena ada koleksinya. Ada sekira 200 booth stand yang disediakan panitia.
“Ini karena saya mahasiwa UIN dan dan punya koleksi, maka beberapa koleksi saya lebih kurang 50 gambar manuskrip, benda-benda lain akan menjadi bahan pameran stand UIN Ar-Raniry di acara besar itu. Koleksi yang saya sertakan berupa manuskrip, kopiah ulama Aceh milik Leubee Mat Itam, Kopiah Ulee Balang Keumangan, tempat tinta dan penyimpanan pena, stempel, gelang, perisai, dan rincong,” kata Masykur, kepada portalsatu.com/, Sabtu 18 Nopember 2017.
Sedangkan berupa fisik, kata Masykur, ia hanya menyertakan 10 lembaran manuskrip, mata uang dirham Aceh dan Keuh Bandar Aceh Darussalam.
“Di sana juga akan diputar film dokumenter berjudul 'Masykur Pengabdi Muda untuk Perdaban Aceh'. Saya juga ikut acara ini, berangkat hari Selasa pagi,” kata Masykur.[]


