SIGLI – Untuk memastikan tidak terpapar Covid-19, Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie dan seluruh pegawai dilakukan uji swab Polymerase Chain Reaction (PCR).
Pengambilan sampel darah dan lendir hidung/kerongkongan 5 komisioner serta 20 pegawai dilakukan, Rabu, 16 Desember 2020, di Kantor KIP.
Ketua KIP Pidie, Fuadi, kepada portalsatu.com/, Kamis, 17 Desember 2020, menjelaskan kegiatan pengambilan sampel uji swab komisioner dan pegawai sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Bahkan pihaknya sudah dua kali melakukan tes swab. Pertama dilaksanakan dua bulan lalu dan hasilnya semua negatif.
“Program KPU Republik Indonesia untuk mengantisipasi gejala Covid-19. Program uji swab dilakukan seluruh komisioner dan pegawai KPU mulai pusat hingga daerah. Kita di Pidie kali ini merupakan uji kedua kali setelah dua bulan lalu pernah kita lakukan,” ujar Fuadi.
Kegiatan uji swab terlaksana atas kerja sama KIP Pidie dengan Laboratorium Klinik Kimia Farma Banda Aceh.
Selain uji swab, pihaknya juga menggelar tes kesehatan seperti gula, kolestrol dan lain-lain. Hasil tes akan diketahui dua hari atau 2×24 jam.
“Ini suatu langkah pemutusan mata rantai Covid -19 dan mengantisipasi gejalanya. Kita tidak bisa memastikan diri terbebas dari Covid, mengingat sering berinteraksi dengan banyak orang,” imbuh Fuadi.
Uji swab, menurut Fuadi, merupakan salah satu cara memastikan terpapar atau tidak virus berbahaya itu. Langkah itu diambil sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid.
“Untuk mengantisipasi penyebaran kita tetap terapkan protokoler kesehatan, seperti selalu gunakan masker, jaga jarak dan sering cuci tangan,” pungkas Ketua KIP Pidie ini.[]



