Jumat, Juli 19, 2024

Rekomendasi HUDA Berisi 22...

BANDA ACEH - Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA) mengeluarkan rekomendasi...

Lebih 170 Bangunan Rusak...

ACEH UTARA - Sebanyak 173 bangunan dilaporkan rusak akibat diterjang badai (hujan deras...

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....
BerandaBatamUjung Pergantian Tahun,...

Ujung Pergantian Tahun, Zikir dan Do’a Menggema di Meunasah Cendana Batam

Batam, Portalsatu.com

Malam pergantian tahun baru Masehi, merupakan suatu momen penting bagi kebanyakan orang. Dimana pada malam itu, banyak orang keluar rumah dengan keluarga, sahabat, bahkan dengan calon pasangan hidup yang bisa dikatakan bukan mahramnya hanya untuk melihat kemeriahan detik-detik bergantinya tahun, salah satunya adalah percikan kembang api yang memecahkan kesunyian malam.

Jauh-jauh hari, lokasi sudah dipersiapkan untuk menanti momen yang datang dalam setahun sekali itu. Bahkan ada yang rela merogoh kocek dengan jumlah besar untuk keluar kota atau pun keluar Negeri. Semuanya demi merayakan tahun baru.

Namun, tahun ini hampir 70% berbalik arah, Corona telah membatasi ruang gerak manusia dengan segala aktivitasnya. Yang dulunya begitu meriah dan euforia dalam merayakan tahun baru, tahun ini momen tersebut tidak se-euforia sebelumnya.

Hal itu juga tidak terjadi di kalangan jamaah Meunasah Cendana Batam, Jamaah yang bernaung di bawah paguyuban Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Rayon kecamatan Batam Kota ini justru menggelar Zikir dan do’a. Kamis malam, (31/12/2020).

Meunasah Cendana merupakan salah satu Meunasah Aceh dari beberapa Meunasah lainnya di kota Batam. Berada di wilayah yang begitu strategis tepatnya di jantung Kota yang dijuluki Bandar Dunia Madani ini.

Malam itu, di Meunasah tersebut tidak ada percikan kembang api, tidak terdengar suara musik, yang ada hanyalah lantunan zikir dan do’a penuh khusyuk dengan berserah diri kepada sang Pencipta yaitu Allah SWT.

Bubur Kanji khas Aceh yang disajikan oleh panitia sebagai santapan malam untuk para jamaah sudah cukup memadai, memang tampak sederhana, tapi rasanya begitu menggoda. Beberapa jamaah memberikan komentar bahwa sangat senang disajikan bubur Kanji khas daerah sendiri. Karena sangat jarang ditemui di tanah perantauan.

Zikir pada malam tersebut dipimpin oleh Teungku Zainal Basri, S.Ag., dan dihadiri oleh tokoh Permasa Rayon Batam Kota, Ibu Ibu pengajian, serta masyarakat Batam Kota lainnya.

Ketua Sirul Mubtadin Rayon Batam Kota
Teungku Iswandi dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan adanya Zikir ini dapat merpereratkan silaturahmi sesama dan beliau mengajak semua warga untuk hadir baik di malam ini atau pada acara rutin lainnya.

“Mari, di malam pergantian tahun ini kita perbanyak zikir dan berdoa kepada segala Arwah yg telah mendahulii kita, juga mengirimkan doa untuk bangsa dan negara agar terhindar dari marabahaya terutama melawan Virus Corona di Indonesia, terkhusus di Kota Batam dan Kepulauan Riau Umumnya,” katanya.

Sementara itu, Zukira S.Ag sebagai ketua Permasa Rayon Batam Kota di sela-sela menikmati semangkok Kanji khas Aceh, beliau mengimbau kepada selurah Warga Aceh kecamatan Batam Kota untuk mengisi dan mengembalikan formulir pendataan warga secepatnya agar segera dilaporkan ke Permasa Batam supaya semua warga terdata per Rayon khususnya Rayon kecamatan Batam Kota.[]

Laporan: Yanis, dari Batam.

Baca juga: