SIGLI – Para ulama tergabung dalam Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Pidie menggelar musyawarah besar (Mubes) untuk memilih pengurus baru masa bakti 2018–2023. Mubes dibuka Bupati Roni Ahmad alias Abusyik, Selasa, 8 Mei 2018 di Op-Room Setda Pidie.

Sekretaris MPU Pidie, Yusmadi kepada portalsatu.com/ mengatakan, Mubes ini dilaksanakan sebagai agenda rutin pergantian pengurus ketika masa bakti sudah habis. Menurutnya, MPU Pidie sejak masa kepengurusan lama berakhir beberapa bulan lalu dipimpin oleh Plt. Ketua, Tgk Ismi.

Yusmadi merincikan, Mubes MPU ini diikuti 93 peserta, dari unsur kecamatan 3 orang per kecamatan ditambah 24  peserta dari pengurus kabupaten. Mekanisme dan tata cara musyawarah diserahkan sepenuhnya kepada para ulama. Pihak Sekretariat MPU hanya mempersiapkan segela kebutuhan musyawarah.

“Peserta yang mengikuti mubes ini sebanyak 93 orang. Semuanya dari unsur ulama perwakilan 23 kecamatan, masing–masing kecamatan 3 orang ditambah unsur kabupaten 24 orang,” ujar Yusmadi.

Musyawarah ini, menurut Ysmadi, dijadwalkan dua hari. Pembukaan dilaksanakan di Op-Room Setda Pidie, tetapi musyawarah digelar Sekretariat MPU Pidie yang diawali pembacaan kitab kuning.

Bupati Abusyik berharap musyawarah ulama berjalan lancar dan dapat melahirkan yang terbaik. Menurut dia,  ulama merupakan sosok yang sangat diperlukan masyarakat sebagai lampu penerang di bidang agama. Bupati mengaku selalu memberi dukungan terhadap MPU dalam menjalankan tugasnya.

“Harapan saya MPU dapat memberikan masukan dan pertimbangan bagi seluruh komponen masyarakat,” ujar Abusyik.[]