ACEH BARAT – Tanaman padi di Gampong (Desa) Kulam Kaju, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, diserang ulat, sejak Minggu, 17 Juni 2018.
Syarifuddin (35), warga setempat, mengatakan, ulat menyerang tanaman padi saat malam hari. “Saat siang hari ulat-ulatnya tidak ada. Bahkan, pihak Dinas Pertanian Aceh Barat sudah melihat langsung beberapa hari kemarin. Tidak ada ulatnya, entah hilang kemana,” ujar Syarifuddin kepada portalsatu.com/, Rabu, 20 Juni 2018, sore.
Menurut dia, ulat masih menyerang tanaman padi milik petani Kulam Kaju kendati Dinas Pertanian Aceh Barat sudah memberi bantuan pestisida untuk membasmi hama tersebut.
“Memang setelah diberi racun hama, serangan ulat berkurang di padi yang diberi racun, namun mereka pindah ke tanaman padi lainnya,” ujar Syarifuddin.
Syarifuddin menyebutkan, hingga saat ini serangan ulat terhadap tanaman padi terjadi di sekitar 70 petak sawah milik petani desa itu.
Menurut dia, warga setempat sejak Selasa, 19 Juni 2018, juga melakukan kenduri (selamatan) dan doa bersama demi keselamatan tanaman padi mereka.
“Nanti malam itu kenduri terakhir. Kita adakan langsung di dekat sawah,” kata Syarifuddin.[]
Penulis: Rino Abonita



