ACEH BARAT – Perantau asal Sunda, Jawa Barat, yang berdomisili di tiga kabupaten barat selatan Aceh, membentuk suatu perkumpulan khusus masyarakat Sunda, di Aceh Barat.
Paguyuban ini dikukuhkan dalam ajang silaturahmi sesama orang Sunda yang berdomisili di Aceh Barat, dan Nagan Raya dan Aceh Jaya, dengan tema, “Tatar Sunda di Tanoh Rencong”, digelar, Minggu 29 Juli 2018, di Jalan Ujung Beurasok, Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.
“Tujuan dibentuknya paguyuban sebagai wadah untuk menghimpun keberadaan dan kebersamaan orang Sunda dalam mengatasi masalah. Paguyuban ini diharapkan menjadi tempat bagi orang Sunda untuk saling berbagi, memberi, dan membantu,” ujar salah seorang pelaksana kegiatan, Cut Putri Dinata, dikonfirmasi portalsatu.com/, Senin, 30 Juli 2018, malam.
Menurut Putri, orang Sunda yang menetap di tiga kabupaten itu, terdiri dari berbagai profesi. Banyak di antaranya anggota TNI, Polri, serta sebagai wiraswasta. Selain itu, adanya keturunan Sunda di tiga kabupaten itu karena adanya pernikahan antara orang Aceh dan Sunda.
“Hubungan emosional orang Aceh dengan orang Sunda sangat dekat. Apalagi srikandi kebanggaan Aceh, Cut Nyak Dhien, dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat,” ujarnya.
Dia menambahkan, ketua sementara pauyuban urang Sunda di Aceh Barat, Kang Wahyu. “Nanti setelah semua didata orang Sunda di Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Jaya, akan diadakan pembentukan pengurus tetap,” kata Putri.[]


