BANDA ACEH – Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, sempat berdialog dengan T. Asiqal, siswa kelas 12 SMA 15 Adidarma, yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di Banda Aceh Convention Hall (BACH), Banda Aceh, Selasa, 14 Desember 2021.

T. Asiqal terlihat tegang dan kikuk ketika didekati Mendagri Tito Karnavian didampingi Gubernur, Kapolda, dan Sekda Aceh.

Asiqal mengaku tegang sekaligus senang, saat tahu bahwa ketika akan divaksin dirinya didampingi langsung oleh Mendagri dan Gubernur Aceh.

“Tegang, tapi senang karena saat vaksinasi tadi didampingi oleh Pak Mendagri, Pak Gubernur, dan Kapolda Aceh. Rasa sakitnya jadi hilang,” ujar siswa yang baru saja menerima suntikan vaksin kedua di BACH itu kepada wartawan.

Mendagri juga sempat berdialog dengan sejumlah vaksinator di BACH. Kepada Mendagri, salah seorang vaksinator menjelaskan jika ia dapat menyuntikkan vaksin kepada 100 orang per hari. Namun, hal tersebut tergantung jumlah masyarakat yang datang.

“Bagus, kalau 100 orang per vaksinator per hari itu sangat baik,” ujar Mendagri.

Mendagri Tito mengapresiasi alur pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Pemerintah Aceh yang dipusatkan di BACH. “Pelaksanaan vaksinasi terpusat seperti yang dilakukan Pemerintah Aceh di BACH ini sangat bagus. Mulai dari pendaftaran, screening-nya, vaksinasinya, dan observasinya, kemudian masuk ke dalam aplikasi PCare yang akan terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi, sudah bagus,” ujarnya.

Menurut Tito, untuk mencapai kekebalan kelompok, kegiatan seperti ini tidak boleh berhenti, harus digelorakan terus agar capaian vaksinasi maksimal sesuai target.

Mendagri bersama rombongan sejak kemarin sudah berkunjung ke Papua, Papua Barat, Sulawesi Tenggara, dan hari ini Aceh, dalam rangka memberikan antensi khusus kepada daerah yang cakupan vaksinasinya masih rendah.

“Nanti kita juga akan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kabupaten/kota agar semua bangkit bergerak menyukseskan vaksinasi,” tutur mantan Kapolri itu.

Sebagaimana diketahui, sesuai Instruksi Presiden RI Joko Widodo, mulai hari ini vaksinasi bagi anak usia enam hingga 11 tahun dimulai.

Kehadiran Mendagri di Aceh untuk memantau pelaksanaan vaksinasi tersebut, serta akan menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi dengan Bupati/Wali Kota dan Forkopimda se-Aceh.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menjelaskan hingga saat ini angka capaian vaksinasi Covid-19 di Aceh berada pada angka 50 persen.

“Di Aceh, rata-rata itu sebesar 50 persen, memang ada perbedaan yang cukup signifikan antara Kota Banda Aceh dengan daerah lain. Banda Aceh sudah di atas 70 persen. Oleh karena itu, dalam Rakor nanti akan kita minta arahan dari Pak Mendagri agar capaian vaksinasi bisa lebih maksimal. Saat ini tidak ada lagi alasan kekurangan vaksin, karena jumlah vaksin sangat cukup,” ujar Gubernur Aceh.[](Irm/*)