LHOKSEUMAWE – Seorang PNS bernama Jalaluddin, 50 tahun, “membedah” rumah tidak layak huni milik Wijaya, 47 tahun, warga miskin di Gampong Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Kamis, 18 Januari 2018.
Saat didatangi portalsatu.com/, Jalaluddin mengatakan, dana untuk membedah rumah itu dikumpulkan hasil sumbangan dari sahabat, rekan kerja, dan tetangganya. Bedah rumah dimulai pukul 08.00 WIB, target selesai sore hari, dan pemilik rumah tidak perlu menginap di rumah saudara atau tetangga.
“Saya berusaha membantu warga yang tidak mampu, seperti rumah Pak Wijaya, atapnya bolong-bolong, dinding tepas sudah lapuk, kasihan anaknya yang masih kecil. Ini jadi motivasi saya membantu dengan cara mengajak teman-teman untuk menyumbang,” kata Jalaluddin.
Jalaluddin menyebutkan, bagian rumah yang direhabilitasi antara lain atap rumbia diganti dengan seng, sebagian tepas lapuk dicopot diganti dengan triplek dan sokongan pondasi ditambah agar lebih kokoh.
Tidak hanya dana, bantuan juga dikumpulkan dalam bentuk barang, seperti triplek, paku dan bahan kebutuhan lain, bahkan sampai ada yang menyumbang makanan untuk para tukang. Untuk pekerjaan dilakukan secara gotong royong, termasuk dibantu oleh Babinsa Koramil Banda Sakti.
“Tidak ada niat lain, apalagi saya bukan caleg, tokoh politik atau apapun. Saya warga biasa yang ingin membantu warga lain. Saya ingin bantuan seperti ini bisa dilakukan terus menerus sehingga semakin banyak warga yang tertolong,” pungkas PNS Dinas Kesehatan Aceh Utara itu.
Sementara itu, Wijaya sangat berterima kasih kepada dermawan yang sudah membantu memperbaiki rumahnya. “Alhamdulillah, sudah dibantu rehab rumah, atap tidak bolong lagi, bila hujan kami sekeluarga tidak basah lagi,” katanya singkat.[]



