BANDA ACEH – Warga yang berada di Simpang Lambaro, Aceh Besar, tiba-tiba mengamuk dan memukuli seorang pria berbaju merah secara brutal. Pria berbaju merah yang terikat tali itu disebut-sebut telah mencuri.

Kejadian tersebut terjadi di Simpang Lambaro, Banda Aceh, Jumat, 3 Februari 2017 seusai salat Jumat. Seorang pria kira-kira berumur 20-an keluar dari toko alat pertanian dalam keadaan terikat. Sampai di luar, tiba-tiba ia dipukuli sejumlah warga secara brutal. 

Poh aju nyan pancuri nyan, abeh honda gop dicue. Nyan ta ikat bak bak kayee ta poh teuk rame-rame. Meuhan abeh dicue atra gob,” ucap seseorang dalam kawanan. 

Setelah ditelusuri portalsatu.com, ternyata pria itu tidak mencuri sepeda motor. Dia diduga hendak mencuri dua kotak racun keong pertanian di toko Ramayana Tani, yang terletak di Simpang Lambaro Banda Aceh. 

“Waktu itu saya melihat dia bawa dua kotak ini. Saya panggil kalau nggak mau berhenti, saya teriak,” ucap Taufik, saksi mata yang juga karyawan di Ramayana Tani kepada portalsatu.com

Untung polisi datang dengan cepat sehingga pemuda yang mengaku dari Panton Labu, Aceh Utara itu selamat dari amukan massa.

Polisi pun sempat melepaskan tembakan ke langit untuk meredakan emosi massa yang sedang menghajar pria tersebut. Saat ini pria itu sudah diamankan polisi dan dibawa ke Polsek Ingin Jaya, Lambaro.[]

Teks: M Fajarli Iqbal

Video: M Fajarli Iqbal