Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
Beranda WAWANCARA: Jejak...

[VIDEO] WAWANCARA: Jejak Ottoman di Asia Tenggara

BANDA ACEH – Video di atas berjudul dasar “Hikayat Aceh | Jejak Ottoman Di Asia Tenggara – Bersama Baiquni, MA” dipublikasikan tanggal 10 Okt 2016, Pembawa Acara: Shadia Marhaban | Reporter & Jurnalis Jeumpanews.com, Tamu Pembicara: Baiquni, MA | Dosen STAIN Malikussaleh. Topik yang dibidanginya adalah sejarah dan peradaban Islam dan secara khusus pada pengaruh Kekhalifahan Ottoman Turki di kawasan Asia Tenggara.

———————————————————————-

Walaupun kompleks pemakaman Turki ini sudah cukup dikenal oleh masyarakat Aceh dan khususnya oleh kaum Muslim di Indonesia dan juga di Turki, namun masih sedikit sekali yang tahu tentang latar belakang sejarah bagaimana di Aceh bisa ada pemakaman prajurit-prajurit Turki.

Kompleks Pemakaman Turki ini berkolasi di Gampông Bitay yang berada di Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh. Gampong ini hanya berjarak sekitar empat kilometer dari Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Gampông itu memiliki banyak lorong kecil, salah satunya tertulis Jalan Tgk. Di Bitay. Panjang lorong sekitar 200 meter. Di ujungnya, ada kompleks pemakaman. Di gerbangnya terpampang tugu bertuliskan “Selahaddin Mezarligi, Makam Teungku Di Bitay”.

Paska Tsunami di Aceh, Bulan Sabit Merah yang bernaung di bawah Pemerintah Turki turut serta memperbaiki kompleks pemakaman ini setelah sempat mengalami beberapa kerusakan akibat diterjang tsunami. Organisasi asal Turki itu mulai membangun kembali perumahan bagi warga di Bitai, mushola hingga masjid, termasuk kompleks pemakaman prajurit dan perwira Turki era Kekhalifahan Ottoman pada abad ke-16 Masehi. Kompleks pemakaman Teungku Dibitay juga sempat dikunjungi oleh Duta Besar Turki, Zakeriya Akcam tahun lalu ketika Beliau mengunjungi Aceh dan secara khusus ke Gampong Bitay. 

Beragam sumber dan pemberitaan media telah berusaha untuk menjelaskan seputar siapakah tokoh-tokoh yang telah dimakamkan disana? Apa latar belakang mereka? Siapa mereka dan bagaimana kisah mereka bisa sampai ke Aceh? Kapan mereka ke Aceh? Berapa jumlahnya dan seterusnya. Tapi sayangnya sumber-sumber tersebut masih belum mampu memenuhi rasa ingin tahu kita.

Dalam acara video Hikayat Aceh yang dipersembahkan oleh Jeumpanews.com berdurasi 15 menit ini, Anda akan diajak untuk mengetahui lebih jauh tentang sejarah Kompleks Pemakaman Teungku Dibitai secara langsung dengan pakar Sejarawan Aceh dan Turki kontemporer, Baiquni, MA dalam perbincangan bersama Jurnalis dan Reporter, Shadia Marhaban.

Dengan menyimak secara langsung, Anda akan tahumengapa di kemudian hari kompleks pemakaman ini dikenal dengan nama Makam Teungku Dibitay, Selahaddin Mezarligi.

Mari kita simak bersama untuk mendalami kekayaan sejarah dan budaya Aceh yang selayaknya menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat Aceh khususnya, dan bagi bangsa Indonesia umumnya.[]

Baca juga: