SIGLI – Vokalis album Nyawoung, Cut Aja Rizka, dipastikan tampil memeriahkan Hari Jadi ke-514 Pedir sekaligus mengobati kerinduan rakyat kepada sang seniman asal Tanoh Pidie ini. Kegiatan memperingati HUT Pedir akan dibuka pada 17 September 2025 di Pidie Convention Center (PCC), Jalan Lingkar, Gampong Lampeudue Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.
Kepulangan seniman asal Pidie yang bermukim di Jakarta itu diinformasikan seorang panitia, Andi Firdaus atau Andi Lancok kepada portalsatu.com/, Selasa (16/9). Panitia sudah menghubungi Cut Aja Riska untuk memastikan tampil.
“Insya Allah, vokalis Nyawoung asal Pidie ini bersedia hadir menghibur rakyat Pidie melalui lagu-lagu Aceh,” kata Andi.
Menurut Andi, kepulangan Cut Aja Rizka merupakan kesempatan untuk memperkenalkan kepada generasi muda pecinta seni bahwa Pidie memiliki seniman berkualitas.
“Cut Aja Rizka ini merupakan aset Pidie yang selama ini terkesan terlupakan. Padahal di masa perjuangan, Cut Aja terlibat dalam perjuangan dengan lagu Panglima Prang, Doda Idi, dan Haro Hara. Sebagian masyarakat yang hidup masa konflik, ingat dengan album Nyawoung. Generasi sekarang, banyak tidak kenal dan tidak tahu dengan album dan penyanyi tersebut,” ungkap Andi yang juga mantan Aktivis 98.
Sejumlah masyarakat Pidie sangat berharap hadirnya Cut Aja Rizka untuk menyemarakkan Hari Jadi Pidie. Bahkan, menurut warga, Pemerintah Pidie patut memberi penghargaan kepada para seniman, termasuk Cut Aja Rizka.
“Selama ini kami hanya mendengar lagu Aceh Panglima Prang dan Doda Idi serta Meusyeuhu. Kami belum pernah melihat langsung penyanyinya,” ungkap Bang Munzir, warga Kecamatan Pidie.
Sementara itu, Cut Aja Rizka, saat dikonfirmasi portalsatu.com/, Selasa (16/9), mengakui dirinya akan pulang ke Pidie dan tampil pada Jumat malam (19/9). Dia mengaku sangat berterima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Pidie yang memberikan kesempatan kepada dirinya untuk tampil pada perayaan Uroe Lahe Pidie.
“Kami merasa terharu untuk bisa tampil di depan warga tempat kami dilahirkan, Tanoh Pidie, tanoh para syuhada. Ini merupakan sebagai pengobat rindu kami kepada kampung halaman,” ujar seniman Aceh ini yang kini menetap di Jakarta.[]






Semoga sukses acaranya ya Kak Cut. Lancar dari awal hingga selesai.