SUBULUSSALAM – Usai resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Subulussalam, Khalidin Umar Barat melakukan audiensi ke Kantor Pusat ICMI di Jakarta, Selasa, 16 September 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Khalidin turut didampingi Ketua Divisi Pengembangan Kebudayaan Hukum dan HAM, Nukman Suryadi Angkat menyampaikan laporan terkait kepengurusan baru ICMI Orda Kota Subulussalam yang dikukuhkan pada Sabtu, 13 September 2025.

Selain itu, ia juga berdiskusi dengan jajaran pengurus ICMI Pusat mengenai sejumlah agenda strategis. Adapun materi diskusi yang dibahas meliputi:

1. Program beasiswa ICMI untuk mahasiswa S1/D4 kurang mampu dan berprestasi.

2. Program pendampingan produk halal oleh ICMI.

3. Agenda kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Desember 2025 di Bali.

4. Agenda kegiatan Muktamar ICMI tahun 2026.

5. Program ICMI Orda Subulussalam di bidang ekonomi, pendidikan, dan budaya.

6. Sinkronisasi program ICMI Orda Subulussalam dengan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI).

7. Program pemberdayaan perempuan ICMI, serta agenda lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, turut dipaparkan rencana Pemerintah Kota Subulussalam menggelar Seminar Internasional Syekh Hamzah Fansury tahun 2026. Khalidin menyebutkan, pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat terlaksana melalui kolaborasi dengan ICMI Orda Subulussalam.

Sebagai informasi, Beasiswa ICMI 2025 merupakan program bantuan pendidikan dari ICMI untuk mahasiswa S1/D4 kurang mampu dan berprestasi. Pendaftaran gelombang pertama telah dibuka pada Juli 2025. Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, uang saku, serta program pengembangan diri, dengan persyaratan utama penerima adalah mahasiswa aktif atau calon mahasiswa baru dengan LoA (Letter of Acceptance).

“Melalui audiensi ini, kami ingin memastikan program ICMI Orda Subulussalam selaras dengan agenda nasional ICMI, sekaligus membuka peluang kolaborasi untuk pengembangan pendidikan, ekonomi, dan budaya di Subulussalam,” ujar Khalidin Umar Barat.[](ril)