BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Aceh memberikan mandat kepada Wahda Sahira untuk memimpin Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Subulussalam periode 2021-2026.

Penunjukan Wahda sebagai Ketua HKTI Kota Subulussalam ditandai dengan penyerahan SK kepengurusan oleh Ketua DPP Aceh, Usman Ar di kantor HKTI Aceh, Selasa, 30 Maret 2021.

"Alhamdulillah hari ini HKTI di bawah kepemimpinan KSP Moeldoko memberikan kepercayaan kepada saya memimpin HKTI  di Kota Subulussalam," kata Wahda Sahira dalam keterangan tertulis diterima portalsatu.com/, Rabu, 31 Maret 2021 malam.

Usai mendapat mandat dari HKTI di bawah kepemimpinan Moeldoko, Wahda segera melakukan konsolidasi dan membentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di lima kecamatan di Kota Subulussalam.

Ia juga memastikan organisasi yang dipimpinnya bebas dari unsur politis. Wahda hanya ingin fokus memajukan pertanian di Kota Subulussalam dan mewariskannya ke kalangan milenial.

Keberadaan HKTI di Bumi Syekh Hamzah, kata Wahda diharapkan mampu menjembatani antara petani dengan investor dan pasar, serta menjadi solusi konkret terciptanya pertanian yang berkelanjutan, untuk menekan angka kemiskinan di Bumi Sada Kata. []