LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakil Kepala Polres (Wakapolres), Kasat Reskrim dan Kasat Lantas, di halaman Mapolres setempat, Jumat, 3 Agustus 2018.
Sertijab tersebut dipimpin Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, S.Ik., diikuti para perwira dan anggota Polres setempat. Sertijab antara pejabat lama dengan pejabat baru itu tindak lanjut dari mutasi sejumlah perwira menengah berdasarkan SK Kapolda Aceh Nomor: Kep/226/VII/2018 tanggal 5 Juli 2018 dan Surat Telegram Kapolda Aceh Nomor: ST /467 / VII /KEP.3 /2018 tanggal 5 Juli 2018 tentang mutasi personel di lingkungan Polda Aceh.
Dalam mutasi itu, Wakapolres Lhokseumawe Kompol Imam Asfali, S.Ik., kini menjabat sebagai PS. Kasubdit I Ditreskrimum Polda Aceh. Wakapolres Lhokseumawe yang baru, Kompol Mughi Prasetyo Habrianto, S.Ik., sebelumnya menjabat Wakapolres Aceh Singkil.
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu, S.H., kini menjabat Kasatres Narkoba Polresta Banda Aceh. Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe yang baru, Iptu Riski Adrian, S.Ik., sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Bireuen. Kasat Lantas AKP Yasnil Akbar kini mejabat sebagai PS. Kasie STNK Subditregiden Ditlantas Polda Aceh. Kasat Lantas Polres Lhokseumawe yang baru, AKP Widya Rachmat Jayadi S.Ik., sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Aceh Barat.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan menyampaikan bahwa mutasi atau pergantian itu salah satu kebijaksanaan pimpinan dalam pembinaan karier personel. Mutasi juga dilaksanakan untuk menjamin adanya penyegaran dan peningkatan kinerja kesatuan yang merupakan tuntutan kebutuhan organisasi, serta wujud penghargaan pimpinan terhadap prestasi kerja personel tersebut.
“Dengan adanya mutasi jabatan maka kontinuitas terhadap pelaksanaan program kerja yang telah dirumuskan akan dapat berjalan secara efektif, agar terjadi peningkatan kualitas kinerja kesatuan sesuai dengan output seluruh personel dalam menyikapi berbagai kebijakan pimpinan, baik dalam bidang pembinaan maupun operasional,” kata Ari Lasta dalam keterangannya diterima portalsatu.com/.
Ari Lasta Irawan mengucapkan terima kasih kepada Kompol Imam Asfali, AKP Budi Nasuha Waruwu, dan AKP Yasnil Akbar Nasution atas kerja sama dan dedikasinya selama ini yang dinilai banyak membawa perubahan positif bagi Polres Lhokseumawe. “Selamat menjalankan tugas di tempat yang baru dengan jabatan yang baru, semoga lebih sukses, lebih baik lagi dari sebelumnya dan mendapat berkah dari Allah SWT,” ungkapnya.
Kapolres Ari Lasta Irawan mengucapkan selamat datang kepada Kompol Mughi Prasetyo Habrianto, AKP Widya Rachmat Jayadi, dan Iptu Riski Andrian untuk mengemban tugas di Mapolres setempat. “Segeralah menyesuaikan diri serta bawa perubahan yang konstruktif dan dapat meningkatkan kinerja Polres Lhokseumawe ke depan,” ujar Ari Lasta.
Penghargaan
Untuk diketahui, AKP Budi Nasuha Waruwu menjabat Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe sekitar 1,4 tahun. Sama seperti saat menjabat Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Budi bersama jajarannya berhasil mengungkap berbagai kasus kriminal selama menjadi Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe.
Selain mengungkap dan menangkap para tersangka sejumlah kasus pembunuhan dan kejahatan lainnya, Kasat Reskrim Budi dan timnya berhasil membongkar pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sehingga Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, memberikan penghargaan kepada Kasat Reskrim AKP Budi dan sembilan anggotanya, Rabu, 25 Juli 2018. “Keberhasilan pengungkapan kasus (curanmor) itu berkat kegigihan dan kerja sama tim Satuan Reskrim,” kata Ari Lasta. (Baca: Ungkap Kasus Curanmor, Kasat Reskrim Lhokseumawe Dapat Penghargaan)
Kasat Reskrim AKP Budi bersama tim penyidik Unit Tipikor juga mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan bantuan ternak bersumber dari APBK Lhokseumawe tahun anggaran 2014 senilai Rp14,5 miliar yang merugikan negara Rp8,1 miliar lebih. Tiga tersangka kasus itu dari Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian (DKPP) Lhokseumawe sudah diserahkan kepada pihak Kejari Lhokseumawe di Kantor Kejati Aceh, 26 Juli 2018.
Ketiga tersangka itu berinisial drh. Rz (Kepala DKPP Kota Lhokseumawe), drh. DH (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan/PPTK), dan drh. IM (Pejabat Pembuat Komitmen/PPK pada DKPP Lhokseumawe). Pengungkapan kasus dugaan korupsi itu mendapat apresiasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh (BEM Unimal). “Terima kasih kepada Polres Lhokseumawe yang telah menangani kasus ini dengan baik. Kita mengapresiasinya dengan penuh kegembiraan,” kata Ketua BEM Unimal, Muslem Hamidi. (Baca: Soal Korupsi Bantuan Ternak, BEM Unimal Apresiasi Polres Lhokseumawe)[]





