Sabtu, Juli 20, 2024

Peringati Haul Abati Banda...

LHOKSEUMAWE - Ratusan jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi'i Aceh menggelar pawai akbar dalam...

Pj. Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis...

Sekum PB PON Wilayah...

BANDA ACEH – Progres pembangunan beberapa venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI...

PT PIM Bantu Korban...

ACEH UTARA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan kepada korban badai...
BerandaBerita Gayo LuesWakil Bupati Gayo...

Wakil Bupati Gayo Lues Salurkan Santunan Kematian Rp2 Juta/Ahli Waris

BLANGKEJEREN – Ahli waris yang sudah mengajukan permohonan pencairan uang santunan kematian, kini mulai dicairkan oleh Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Gayo Lues. Jumlahnya lebih sedikit dari tahun 2020 lalu lantaran Pemerintah Daerah sedang menghemat anggaran atau refocusing.

Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani, usai menyalurkan secara simbolis uang santunan kepatian kepada tiga orang ahli waris di Kantor Bupati setempat, Kamis, 29 April 2021, mengatakan berdasarkan data atau permohonan masuk ke Pemda Gayo Lues, jumlah ahli waris yang segera dicairkan uang santunan kematiannya berjumlah 128 orang.

“128 ahli waris yang akan dicairkan tahap pertama ini, selanjutnya akan dicairkan tahap kedua dan ketiga. Jumlah santunan per ahli waris Rp2 juta, kalau tahun 2020 lalu Rp3 juta,” kata Wakil Bupati saat ditanya sejumlah wartawan.

Said Sani menjelaskan penyebab berkurangnya uang santunan kematian tahun anggaran 2020 ini merupakan imbas dari pandemi Covid-19, sehingga terjadi refocusing. Pemda harus benar-benar memanfaatkan keuangan hingga harus mengurangi uang santunan kematian dari tahun sebelumnya.

“Bagi ahli waris yang sudah melengkapi persyaratan, nantinya akan dihubungi ke nomor HP masing-masing, kemudian proses pencairannya bagaimana, tinggal koordinasi dengan BPKK,” jelasnya.

Ke depan, Pemda Gayo Lues bukan lagi menyalurkan uang kepada ahli waris, tetapi akan disalurkan berupa barang yang dibutuhkan saat proses pemakaman atau saat kenduri. Saat ini sedang disiapkan Peraturan Bupati di Bagian Hukum.

“Kami mengiginkan bantuan ini nantinya dipusatkan di kecamatan, jadi ketika ada yang berduka bisa langsung diantar bantuannya, sehingga benar-benar bermanfaat. Mudah-mudahan bulan depan sudah dimulai,” katanya.

Mukhtar, Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Gayo Lues, mengatakan anggaran santunan kematian tahun 2021 sebelum refocusing berjumlah Rp2 miliar. Jumlah anggaran tersebut sama dengan tahun 2020 lalu.

“Setelah refocusing anggaran santunan kematian itu pasti berkurang ya. Dan berdasarkan data, angaran yang terserap pada tahun 2020 lalu hanya Rp1,5 miliar. Mudah-mudahan dengan adanya uang santunan kematian ini dapat meringankan beban ahli waris, dan dimanfaatkan dengan baik,” kata dia. “Uang santunan kematian hanya diberikan kepada masyarakat selain PNS, TNI, Polri dan pegawai BUMD”.

Salah satu penerima santunan kematian mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati dan Kepala Keuangan, uang sejumlah Rp2 juta itu sangat membantu ahli waris yang sedang berduka untuk biaya kenduri dan lainya.[]

Baca juga: