LHOKSEUMAWE – Rahmad (27) dan Raisatul Gebrina (20) asal Lhokseumawe mewakili Aceh ke Pemilihan Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019 yang akan digelar di Jakarta pada Agustus mendatang. Sebelumnya, keduanya terpilih sebagai Putra-Putri Kebudayaan Aceh 2019 pada Mei lalu.
“Pemilihan Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019 digelar oleh Yayasan Putra-Putri Kebudayaan Indonesia,” ujar Rahmad didampingi Raisatul Gebrina akrab disapa Raisa kepada para wartawan di Lhokseumawe, beberapa hari lalu.
Rahmad merupakan pemuda Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, alumni Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (Unimal). Sedangkan Raisa ialah pemudi Meunasah Mesjid, Cunda, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, yang kini mahasiswi Unsyiah.
Mulanya, Rahmad, Raisa dan sejumlah pemuda-pemudi Aceh lainnya mendaftar secara online pada pertengahan April 2019 lalu dengan melampirkan persyaratan yang diminta pihak Yayasan Putra-Putri Kebudayaan Indonesia. Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi, Rahmad dan Raisya mengikuti audisi. “Kami diwawancara melalui telepon, menyangkut wawasan kebudayaan, motivasi mengikuti kegiatan ini, dan hal-hal terkait lainnya,” kata Rahmad.
Rahmad menyebutkan, panitia kemudian mengumumkan bahwa ia dan Raisa terpilih sebagai Putra-Putri Kebudayaan Aceh 2019, sehingga berhak mewakili provinsi di ujung barat Indonesia ini ke pemilihan tingkat nasional.
Keduanya bersama para finalis dari provinsi lainnya akan dikarantina di Jakarta pada 19-25 Agustus 2019. Sesuai jadwal, kata Rahmad, malam final Pemilihan Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019 digelar pada 24 Agustus mendatang.
Rahmad dan Raisa saat ini terus melakukan persiapan agar dapat tampil maksimal pada pemilihan tingkat nasional tersebut. Rahmad akan fokus pada ‘Advokasi Seni Tari Aceh’, di antaranya Rapai Geleng, Saman, Seudati, dan Tari Ratoeh Jaroe. Sedangkan Raisa mengangkat tema “Advokasi Peuayon Aneuk”.
“Kami juga sedang menggalang dukungan pemerintah daerah dan elemen lainnya, termasuk untuk kebutuhan selama masa karantina Pemilihan Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019,” ujar Rahmad diamini Raisa.[](*)



