BLANGPIDIE – Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al-Haytar, menghadiri kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1437 H/2016 M yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) bersama masyarakat setempat, di Lapangan Persada, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya, Rabu, 24 Februari 2016.

Dalam sambutanya, Wali Nanggroe mengatakan bahwa maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini merupakan momen Aceh untuk saling membangun dan saling berdampingan. Maulid nabi, kata Malik, momen untuk membangun tatanan kehidupan yang lebih baik dengan penuh keimanan dan ketakwaan, guna mewujudkan masyarakat yang lebih bermartabat.

“Saya minta seluruh elemen masyarakat agar menjaga Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Aceh, demi generasi muda yang akan datang,” kata Malik.

Bupati Aceh Barat Daya, r Jufri Hasanuddin MM, dalam sambutannya, mengatakan maulid nabi sebagai momentum untuk merenungkan kembali nilai-nilai kehidupan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, yaitu meneladani sikap, perilaku dan budi pekerti beliau yang penuh keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT yang perlu kita implementasikan dalam kehidupan masayarakat berbangsa dan bernegara.

“Memperingati Maulid Nabi muhammad SAW bukanlah sekedar tradisi turun temurun semata, namun merupakan panggilan iman sebagai bukti bahwa kita sebagi umat islam beriman kepada nabi dan rasulnya sebagai utusan Allah SWT,” kata bupati dalam siaran pers humas pemkab Abdya.

Acara yang mendatangkan Ustad K. H. Idrus Ramli dari Jawa Timur ini dihadiri Bupati Aceh Barat Daya, Ir Jufri Hasanuddin MM, Wali Nanggroe Paduka Malik Mahmud Al-Haytar, Abuya Syech Muda Wali Al-Khalidy, Anggota DPR RI Komisi III Muslim Ayub, Ketua MPU Tgk. Abdurrahman Badar, Ketua MAA, H. Hasyim Sulaiman Sekda Drs. Ramli Bahar, Wakil Ketua KPA Pusat Abu Razak, Ketua TP PKK Dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten besertaj ajarannya, Geuchik, Peratin,tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda serta undangan lainnya.[](tyb)