SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E., meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mempercepat pembangunan rumah hunian sementara (Huntara) bagi korban kebakaran di Kampong Jambi Baru, Kecamatan Sultan Daulat.
Hal ini mengingat korban kebakaran saat ini masih mengungsi di rumah-rumah sanak famili setelah rumah mereka ludes dilahap api dalam musibah kebakaran pada Kamis, 14 November lalu. Peristiwa tersebut menyebabkan 4 rumah hangus terbakar dan 5 unit rusak berat dampak kebakaran yang melanda Desa Jambi Baru.
Wali Kota Affan Alfian Bintang meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan sembako dan santunan serta pakaian layak pakai dari PKK Kota Subulussalam, Minggu, 17 November 2019. Bintang ke lokasi kebakaran bersama petugas BPBD Kota Subulussalam dan Humas Setdako.
Turut hadir Ketua DPRK Ade Fadly Pranata Bintang, anggota DPRK Dapil Sultan Daulat, Ade Rizky Noviani Bru Bintang, Ketua TP PKK Subulussalam, Hj. Mariani Harahap bersama sejumlah anggota PKK menyerahkan pakaian layak pakai dan seragam bagi anak-anak SMA.

Di lokasi kebakaran, Affan Alfian Bintang terlihat berbincang-bincang dengan Pj. Kepala Desa Jambi Baru menanyakan kendala yang dihadapi masyarakat, khususnya para korban kebakaran. Kehadiran Bintang ke lokasi kebakaran sekaligus meninjau persiapan pembangunan Huntara untuk korban kebakaran.
“Materialnya sudah masuk, belum. Usahakan cepat biar mereka bisa cepat kembali ke rumah masing-masing,” kata Bintang kepada petugas BPBD di lokasi kebakaran.
Kasi Darurat BPBD Kota Subulussalam, Maman, mengatakan saat ini pihakya sedang mengukur batas rumah milik korban kebakaran berjumlah 4 unit ludes terbakar. Namun beberapa material sudah berada di lokasi kebakaran seperti papan dan kayu broti.
Pembangunan 4 rumah layak huni berkonstruksi papan ukuran 5×6 dengan satu kamar ini diperkirakan siap dalam tiga pekan ke depan. Selain itu, BPBD Kota Subulussalam juga memperbaiki 5 rumah yang rusak berat dampak kebakaran, Kamis, 14 November 2019 lalu.
“Saat ini material untuk pembangunan Huntara telah berada di lokasi. Insya Allah 2 – 3 pekan ke depan, Huntara sudah selesai dan dapat dihuni oleh korban kebakaran,” kata Maman.[]




