BIREUEN – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau progres pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum, di Desa Tingkeum Baro, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen, Kamis, 6 Agustus 2026.

Kunjungan Wapres Gibran ke jembatan yang rusak akibat banjir bandang pada akhir November 2025 tersebut, turut didampingi Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dan Bupati Bireuen, Mukhlis.

Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, dan disambut oleh Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnain. Setiba di lokasi, Gibran langsung melibat progres pembangunan jembatan yang berada di jalan lintas Sumatera tersebut.

Kepala BPJN Aceh, Zulkarnain mengatakan Wakil Presiden memberikan respons positif terhadap progres pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum. “Pak Wapres memberikan apresiasi atas pengerjaan jembatan yang dilakukan siang malam oleh pekerja,” kata Zulkarnain.

Zulkarnain menyebut Jembatan Krueng Tingkeum bisa tersambung dalam bulan Agustus ini, sementara pada awal 2027 sudah bisa digunakan. “Pengerjaannya terus dikebut dengan pembagian shift pengerjaan, baik shift siang dan malam,” ungkapnya.

Dia menambahkan, setelah pembangunan tersebut selesai dikerjakan, dilanjutkan untuk pembangunan jembatan lama.

Sekadar informasi, banjir bandang yang menerjang Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025 lalu menyebabkan sejumlah infrasturtur jembatan di Kabupaten Bireuen rusak, salah satunya Jembatan Krueng Tingkeum.

Kerusakan jembatan tersebut menyebabkan terganggungnya akses transportasi darat yang berdampak terhadap harga barang. Saat ini, pemerintah mengoperasiokan jembatan bailey dengan sistem buka tutup selama satu jam sekali, baik dari arah Banda Aceh menuju Medan atau sebaliknya.[]