LHOKSUKON – Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf akrab disapa Sidom Peng, melayat ke rumah duka almarhum Muhammad Basri (36), warga asal Aceh yang tewas akibat dikeroyok massa di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 8 Mei 2020, dini hari. Almarhum merupakan warga asal Gampong Teupin Gajah, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, yang pernah menetap di Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, sebelum merantau ke Jakarta.
Sidom Peng bersama rombongan bertakziah ke rumah duka di Teupin Gajah, Selasa, 12 Mei 2020, malam. “Kita silaturahmi dan takziah (kunjungan untuk menyatakan turut berduka cita atau belasungkawa). Kita berharap keluarga korban tabah menghadapi musibah ini,” ujar Sidom Peng kepada wartawan usai bertakziah ke rumah duka.
Wabup Aceh Utara itu turut menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Aceh Serantau (PAS) di Jakarta yang telah membantu mengurus jenazah almarhum Muhammad Basri sampai dipulangan ke rumah duka di Teupin Gajah. “Apresiasi dan terima kasih sekali dari pemda, dari keluarga korban, masyarakat Kecamatan Tanah Jambo Aye dan Aceh Utara umumnya,” kata Sidom Peng.
Sidom Peng menyatakan semua pihak di Aceh baik pemerintah daerah, dan anggota DPR RI asal Aceh serta PAS di Jakarta akan terus memantau proses hukum kasus pengeroyokan itu sampai tuntas. “Kita berharap kasus ini tidak terjadi lagi kepada warga lainnya,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, pengeroyokan terhadap Muhammad Basri terjadi di Kampung Cicentang, Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 8 Mei 2020 dini hari. Almarhum dikeroyok massa karena diduga sebagai pelaku begal sepeda motor lantaran ada yang teriak “maling”.
“Saat kejadian, korban yang merupakan sopir kargo berkantor di Ciater, Tangerang Selatan, keluar dan ingin membeli rokok di swalayan, sehingga tiba-tiba diserang massa karena diteriaki maling,” jelas Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, Almuniza Kamal.
Mewakili Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Kepala BPPA meminta pihak kepolisian di Tangerang Selatan mengusut tuntas kasus ini.
Sementara itu, Tim BPPA bersilaturahmi ke Mapolsek Serpong, Tangerang Selatan, Senin, 11 Mei 2020, untuk mengetahui perkembangan proses hukum kasus pengeroyokan itu. Sebelumnya, Tim BPPA terlebih dahulu mendatangi Mapolres Tangerang Selatan.
Di Mapolres Tangsel, Tim BPPA diterima Ipda Widarsono. Namun, karena kasusnya ditangani Polsek Serpong, Ipda Widarsono mengarahkan Tim BPPA untuk datang ke Polsek tersebut. Sampai di Polsek Serpong, Kasubbid Hubungan Antar-Lembaga BPPA, Teuku Syafrizal bersama tim, disambut Kanit Reskrim Polsek Serpong, Iptu Luthfi.
Tim BPPA memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Serpong dalam menangani kasus pengeroyokan tersebut. Selain itu, juga mendoakan yang terbaik untuk almarhum Muhammad Basri. “Kita semua warga Aceh di Jakarta mendoakan kebaikan untuk almarhum Muhammad Basri. Dan kepada yang telah membantu, semoga Allah SWT membalas kebaikannya setimpal dengan perbuatan dan melebihi kebaikan yang diberikan kepada almarhum,” kata Teuku Syafrizal.
Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Luthfi, menyambut baik kedatangan perwakilan Pemerintah Aceh ke Mapolsek Serpong. Luthfi meminta semua pihak bersabar, dan menyerahkan proses hukum kasus tersebut kepada aparat kepolisian.[](*/rilis)




