BANDA ACEH – M. Abas (60), petani asal Gampong Wihni Durin, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah, meninggal dunia setelah tertimpa pohon, Minggu, 8 April 2018, sekira pukul 16.00 WIB.
Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli mengatakan, kejadian berawal saat korban bersama tiga anaknya, Sahidan (33), Nasir (25), dan Subhan (22), membuka lahan untuk dijadikan kebun di seputaran tempatnya tinggal.
“Setelah mereka makan siang, korban beserta anaknya melanjutkan pekerjaannya dengan mencoba menebang sebuah pohon besar yang ada di lokasi,” kata Fahmi saat dikonfirmasi, Senin, 9 April 2018.
Menurut Fahmi, ketiga anak korban sempat melarang agar ayahnya tidak menebang pohon, karena melihat kondisi sang ayah yang sudah tua. Akan tetapi, hal itu tidak dihiraukan oleh Abbas.
“Pohon yang ditebang kemudian mulai jatuh dan menimpa pohon kayu lainnya yang ada di lokasi, serta menimpa bagian kepala dan punggung korban,” ungkap Fahmi.
Fahmi melanjutkan, melihat Abbas tertimpa pohon, ketiga anak korban berusaha memberikan pertolongan. Namun, nyawa Abbas tidak dapat diselamatkan. Korban yang tertimpa pohon itu meninggal di lokasi kejadian.
“Selanjutnya korban dipulangkan ke pihak keluarga untuk dilakukan prosesi pemakaman,” ujar Kapolres Bener Meriah.[]



