LHOKSEUMAWE – Jalan Tgk. Muda Lamkuta yang menjadi lintasan masyarakat Gampong Ulee Jalan hingga Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, rusak parah. Jalan itu juga dilintasi murid SMKN 4 Lhokseumawe di Ulee Jalan.

Lubang besar tampak di sejumlah lokasi jalan tersebut sehingga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas bagi pengguna sepeda motor. Sehingga sejumlah warga Ulee Jalan bergotong royong menambal lubang besar di jalan itu menggunakan batu bata bekas, Sabtu-Minggu, 10-11 November 2018.

“Jalan Tgk. Muda Lamkuta ini sudah lama rusak dengan kondisi yang mengkhawatirkan. Karena banyak pengguna kendaraan, termasuk anak-anak sekolah (SMKN 4) melewati jalan ini, saya tergerak untuk menutup (menambal) lubang-lubang besar supaya tidak terjadi kecelakaan,” ujar Ridwan (48), tokoh pemuda Ulee Jalan.

Ridwan berharap Pemko Lhokseumawe membangun kembali atau memperbaiki jalan Tgk. Muda Lamkuta tersebut. “Untuk penanganan sementara sudah kita tutup lubang-lubangnya, tapi itu tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, pemerintah kita harapkan membangun jalan itu agar memudahkan masyarakat termasuk anak sekolah saat melintasi jalur ini,” katanya.

Hal senada disampaikan tokoh pemuda Uteun Bayi, Herman Ibrahim. Menurut Herman, perlu pendataan kembali infrastruktur jalan, sehingga diketahui lokasi yang mengalami rusak parah dan butuh penanganan mendesak dari pemerintah.

“Dengan adanya pendataan menjadi jelas lokasi jalan di gampong mana saja yang mengalami kerusakan, dan berapa panjang jalan itu yang harus dibangun kembali dengan aspal hotmix. Jika sudah ada database maka pemerintah bisa melihat kondisi jalan yang harus diprioritaskan untuk penanganan secara layak,” ujar Herman.

Herman mengapresiasi Ridwan yang berinisiatif menambal lubang-lubang besar di Jalan Tgk. Muda Lamkuta sebagai aksi penanganan darurat untuk mencegah terjadinya kecelakaan bagi pengguna kendaraan. “Karena pembangunan Lhokseumawe menjadi tanggung jawab kita bersama. Jadi, mari berbuat dan stop saling menyalahkan. Tunjukkan aksi nyata seperti yang dilakukan Ridwan yang bermanfaat untuk masyarakat banyak. Tentunya pemerintah harus merespons aksi masyarakat itu dengan melakukan penanganan selanjutnya, yakni membangun jalan itu sebagaimana mestinya,” kata dia.[]