Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaWarga Ikbal Ditemukan...

Warga Ikbal Ditemukan Tewas dalam Parit

LHOKSEUMAWE – Seorang warga yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Blang Lancang dan Rancong (Ikbal) ditemukan tewas dalam parit Gampong Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Senin, 17 Oktober 2016, sekitar pukul 18.45 WIB.

Warga tersebut ialah Naswan Yahya, 40 tahun, nelayan asal Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen yang saat ini berdomisili bersama Ikbal di kawasan pengungsian Batuphat Timur. Ikbal merupakan komunitas masyarakat tergusur akibat berdirinya PT. Arun 40 tahun lalu.

Wakil Ketua Ikbal, Tri Juwanda mengatakan, awalnya ia mendapat kabar ada seorang anggota Ikbal hilang. Ia bersama sejumlah warga lain kemudian melakukan pencarian di kawasan itu.

“Beberapa waktu berselang, pria paruh baya itu ditemukan oleh Ayatun, 60 tahun, yang jug masih warga Ikbal. Saat ditemukan, kondisinya telentang di dinding parit dan tidak jauh dari mayatnya masih ada sepeda motor milik Naswan,” kata Juwanda kepada portalsatu.com, Selasa, 18 Oktober 2016.

Juwanda menambahkan, pihaknya langsung menghubungi Puskesmas Kecamatan Muara Satu dan dibawa ke Rumah Sakit Arun untuk divisum.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalaui Kapolsek Muara Satu AKP A. Yani mengatakan, dari rumah sakit, mayat tersebut lantas dibawa pulang keluarganya ke rumah duka di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

Yani menyebutkan warga itu meninggal akibat mengidap penyakit asma dan lambung. “Hasil visum Rumah Sakit Arun tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.[]

Baca juga: