SUBULUSSALAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam mengingatkan warga yang berdomisili di pinggiran Sungai (Lae) Souraya di Kecamatan Sultan Daulat dan Runding agar waspada terhadap ancaman banjir mengingat curah hujan masih tinggi.

“Karena curah hujan di hulu sungai di Aceh Tenggara masih tinggi, permukaan air juga sudah mulai naik,” kata Kepala BPBD Subulussalam, Nesal Putra kepada portalsatu.com, Rabu, 24 Agustus 2016.

Ia mengatakan, sudah menyampaikan informasi kepada camat di masing-masing daerah agar memberitahukan masyarakat terhadap ancaman banjir, lantaran kondisi Subulussalam sedang dilanda hujan ekstrem. Berdasarkan perkiraan parameter curah hujan mencapai 131 mm.

Jika aliran sungai di wilayah Kutacane, Aceh Tenggara mengalami banjir dikhawatirkan berdampak ke Sungai Souraya seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. Pasalnya Kota Subulussalam sering dilanda banjir kiriman.

“Perkiraan cuaca saat ini sedang ekstrem, garis merah yang ada di peta itu menandakan awan gelap. Mudah-mudahan arah angin tidak membawa ke daratan, kalau itu terjadi, hujan akan terus bertambah ekstrem,” katanya sambil menunjukkan peta analisis BMKG.

Selain ancaman banjir, masyarakat juga diminta waspada terhadap ancaman longsor, terutama saat melintasi jalan nasional wilayah Kedabuhen, Kecamatan Penanggalan, serta jalau Subulussalam menuju Sultan Daulat.[](ihn/*sar)

Laporan Dirman Bakongan