SINGKIL – Masyarakat menggelar Maulid Akbar di Desa Suka Jaya, Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singki, Senin, 22 Februari 2016. Selain dari sejumlah desa dalam Kecamatan Kuala Baru, peringatan maulid itu juga dihadiri warga luar kabupaten itu. Warga tetap semangat menghadiri kenduri maulid meski harus menumpang perahu yang biasa disebut Robin.
Informasi diperoleh portalsatu.com dari Tarmizi (ketua pemuda setempat) dan Sabriadin (Ketua PHBI), peringatan Maulid Akbar itu turut diisi oleh penceramah Teungku Abu Muda Syukri Wali.
Ini merupakan maulid terbesar yang pertama diadakan masyarakat setelah konflik. Acara Maulid Akbar ini dihadiri ribuan orang baik dari luar daerah maupun masyarakat dalam kecamatan (Kuala Baru), kata Tarmizi.
Tarmizi menyebut masyarakat dari luar mengakses Desa Suka Jaya melalui Aceh Singkil dan kemudian naik perahu kecil atau masyarakat setempat menyebutnya dengan Robin. Pasalnya, jalan melalui Buloh Seuma Aceh Selatan masih belum tembus dan dalam proses pembangunan oleh Pemerintah Aceh.
Acara Maulid Akbar itu juga dihadari Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Aceh Singkil Tengku Sarbaini akrab disapa Tengku Agam, Panglima Muda Daerah Tengku Ibnu Abas atau Tengku Nok, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Menurut Tarmizi, Desa Suka Jaya adalah desa kelahiran Ketua KPA Wilayah Aceh Singkil. Kecamatan Kuala Baru merupakan basis/mayoritas suara Partai Aceh pada pilkada lalu.
Ia menambahkan, acara ini rutin dibuat setiap Maulid Nabi. Masyarakat setempat berharap ke depan di Desa Suka Jaya dapat membuat acara yang lebih besar lagi.
Kami mengucapkanterima kasih atas segala dukungan donatur baik dari masyarakat Desa Suka Jaya maupun dari luar, dan juga semua pihak yang telah ikut menyukseskan acara ini, pungkas Tarmizi.[] (rel)



