LHOKSEUMAWE – Sebuah bom rakitan diduga sisa konflik Aceh ditemukan seorang warga di dalam semak belukar belakang Kompleks Perumahan Dusun Kelapa Hijau, Gampong Paya Dua, Bandar Baro, Aceh Utara, Kamis, 8 Februari 2018, sekitar pukul 18.00 WIB.

Informasi diterima portalsatu.com/, Jumat, 9 Februari 2018, benda yang diduga bom rakitan itu ditemukan oleh Muksin, 42 tahun, saat membersihkan kebunnya. Kepala dusun itu curiga saat melihat pipa paralon sepanjang 40 cm yang diisi semen tertancap ke dalam tanah.

“Muksin melaporkan temuan itu ke pos polisi terdekat pada pukul 19.00 WIB. Karena baru dilaporkan malam kemarin, proses pengangkatan bom itu terpaksa dilakukan hari ini,” jelas Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman.

Hendri menyebutkan, Tim Penjinak Bom Detasemen B Brimob, Jeulikat Lhokseumawe, sampai ke lokasi itu, sekitar pukul 11.00 WIB. Proses evakuasi memakan waktu 1 jam lebih.

“Kita belum tahu, apakah bom rakitan dari paralon 5 inci itu masih aktif atau sebaliknya, karena masih diteliti oleh tim penjinak bom,” kata Hendri.

Hendri mengimbau warga di kawasan pedalamam agar waspada jika menemukan benda-benda yang dicurigai bom sisa konflik. “Jangan ragu melapor ke polisi atau aparatur desa, bila ada benda-benda yang mirip bom, karena sangat berbahaya bila tidak diamankan oleh ahlinya,” pungkasnya.[]