Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaNewsWisata Gua Sarang...

Wisata Gua Sarang Sabang Kini Bisa Diakses Melalui Darat

SABANG – Kota Sabang memiliki keindahan alam hampir di setiap sudut wilayahnya. Sebagian dari lokasi itu mudah dan murah untuk dijamah wisatawan. Namun sebagian lokasi masih sedikit sulit dan mahal untuk disinggahi wisatawan.

Seperti halnya kawasan wisata Gua Sarang. Tempat wisata yang berada di antara Desa Keuneukai dan Desa Iboih, Kecamatan Suka Karya, Sabang tersebut, selama puluhan tahun hanya dapat dijamah melalui jalur laut dan harus mengeluarkan biaya yang cukup besar.

Sebagai putra daerah, Teuku Syahrial, berinisiatif untuk membuka jalur ke lokasi itu melalui jalan darat. Pria yang akrab disapa Teuku Biet ini melakukan hal tersebut untuk mengurangi tingginya biaya yang dikeluarkan wisatawan ke Gua Sarang.

“Pertama sekali saya lihat orang selalu pergi ke Gua Sarang melalui Iboih. Tapi melalui Iboih perjalananya jauh dan mahal. Tapi sekarang sudah saya buat ini, mungkin melalui jalan, ekonomi masyarakat pun nggak mahal dan terjangkau,” kata Teuku Biet, Kamis, 28 Januari 2016 kemarin.

Akses jalan ke lokasi Gua Sarang tersebut hingga kini masih menggunakan jalur sederhana dan sedikit terjal. Namun ke depanya, kata teuku Biet, akan dibuka jalur yang layak untuk dilewati wisatawan secara bertahap. Dia berharap adanya perhatian dari berbagai pihak terkait hal ini.

“Untuk menjangkaunya susah. Makanya saya buat jalan ini, karena saya tinggal di tempat wisata, untuk memajukan wisata. Untuk saat ini sudah saya ajukan (permohonan), saya juga minta, mohonlah perhatian pemerintah, supaya nanti pariwisata meluas,” katanya.

Hingga kini, wisatawan harus melewati jalur curam dengan pembatas tali dan kayu penyangga sebagai pengaman jalan jika hendak ke Gua Sarang melalui daratan.[](bna)

Baca juga: