SIGLI – Banjir yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Pidie pada Rabu, 27 Januari 2016 lalu, menghanyutkan 21 rumah warga. Selain itu, 69 unit rumah warga juga dilaporkan rusak berat dan ringan.

“Ada 11 rumah hanyut dan hancur, juga 51 rumah warga rusak di sini,” kata Camat Padang Tiji, Zainal, S.Sos, Jumat, 29 Januari 2016.

Zainal mengaku pihak kecamatan baru bisa mendapatkan data valid kerugian akibat banjir, sehari setelah bencana. Pasalnya, saat bencana banyak daerah tidak bisa diakses karena ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter.

Selain di Padang Tiji, kerusakan rumah juga terjadi di Kecamatan Muara Tiga. Sebanyak 10 rumah warga hilang dan 18 rumah rusak. 

“Umumnya, rumah warga yang mengalami kerusakan berat berkontruksi kayu,” kata Camat Muara Tiga, Basri.

Sementara untuk Kecamatan Batee yang menjadi salah satu kawasan banjir terparah di Pidie, sejauh ini belum ada laporan kerusakan rumah warga.[](tyb)