BerandaNewsZaratex Ajukan Proposal Rencana Pengembangan Blok Lhokseumawe, Ini Kata BPMA

Zaratex Ajukan Proposal Rencana Pengembangan Blok Lhokseumawe, Ini Kata BPMA

Populer

LHOKSEUMAWE – Perusahaan minyak dan gas bumi (migas), Zaratex N.V., telah mengajukan proposal rencana pengembangan Blok Lhokseumawe kepada Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) sebulan lalu.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPMA, Dr. Azhari Idris, dihubungi portalsatu.com, Rabu, 31 Oktober 2018, mengatakan, proposal Zaratex tersebut sudah diteruskan kepada pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk pembentukan rencana pengembangan blok di lepas pantai Aceh itu.

“Selanjutnya kita menunggu persetujuan pemerintah untuk rencana pengembangan atau Plan of Development (PoD) Migas di Lhokseumawe. Kami (BPMA) juga ada pembahasan, terutama dengan tim Kementerian ESDM. Apabila pemerintah setuju, baru kemudian dilakukan pengembangan blok tersebut,” kata Azhari Idris.

Menurut Azhari, sebenarnya kontrak eksplorasi blok itu untuk Zaratex sudah berakhir tahun 2015. Namun, Zaratex mendapatkan perpanjangan masa eksplorasi selama tiga tahun ke depan. “Perpanjangan dimaksud mengingat ada kondisi krusial pada masa lalu di tempat kita ini, sehingga membuat perusahaan itu tidak bisa bekerja. Jadi, waktu yang diberikan oleh pemerintah sebelumnya tidak cukup, maka ditambah lagi,” ujarnya.

Azhari menyebutkan, dengan ditemukan cadangan Migas di Blok Lhokseumawe maka akan diambil (eksploitasi) untuk diproduksi, jika proposal PoD dari Zaratex disetujui pemerintah. Nantinya, kata dia, akan dipasang fasilitas produksi seperti pemasangan pipa dan sebagainya.

“Kalau dari segi keuntungan nantinya, itu sudah diatur dalam undang-undang, bagi hasil antara Pemerintah Aceh dengan pemerintah pusat. Artinya, sebanyak 70 persen untuk Aceh dan 30 persen diperoleh pusat, karena produksinya antara 12 mil laut,” kata Azhari Idris.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya