BIREUEN – Mantan Panglima GAM Wilayah Batee Iliek yang juga calon Bupati Bireuen H. Husaini M. Amin alias Teungku Batee mengatakan, perdamaian Aceh terwujud salah satunya berkat perjuangan para syuhada korban konflik yang menuntut keadilan untuk masyarakat Aceh.

“Kita harus berterima kasih kepada mereka. Berkat perjuangan dan pengorbanan mereka sehingga kita semua saat ini bisa menikmati perdamaian yang mereka sendiri tidak sempat menikmatinya,” kata Teungku Batee usai ziarah ke makam syuhada korban konflik di Glee Meundong, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, Selasa, 15 November 2016.

Teungku Batee menyebut salah satu bentuk terima kasih tersebut dengan menziarahi makam dan mendoakan mereka. Selain itu, memerhatikan keluarga, anak dan istri yang ditinggalkan. “Mereka berjuang dengan ikhlas. Nyawa mereka korbankan, keluarga mereka tinggalkan demi satu tujuan, mengangkat harkat dan martabat masyarakat Aceh,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para mantan GAM terkait peran dan jasa masyarakat dalam membantu perjuangan mereka dulu. Masyarakat yang rela bertaruh nyawa mengirimkan makanan, menyembunyikan para pejuang dan merawat yang terluka.

“Mereka tidak tercatat sebagai mantan GAM, tapi jasa mereka sangat besar sehingga kita bisa menikmati damai hari ini. Pernahkan kita saat ini mengunjungi mereka, berterima kasih kepada mereka? Tahukan kita bagaimana kondisi kehidupan mereka hari ini?” tanya Teungku Batee.[](rel)