BANDA ACEH – Sebanyak 130 lulusan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh semester ganjil tahun akademik 2017/2018 diyudisium, di Aula lantai III Gedung Pascasarjana kampus setempat, Rabu (14/2/2018).
Dekan FAH UIN Ar-Raniry, Syarifuddin, M.Ag., Ph.D, dalam sambutannya mendorong calon wisudawan Fakultas Adab dan Humaniora untuk berani menciptakan perubahan. Sebagai seorang calon pemimpin masa depan, kata dia, para mahasiswa diharapkan untuk menjadi seorang intelektual yang mampu berkarya dan menciptakan perubahan untuk diri sendiri, masyarakat dan bangsa ini.
“Jangan pernah merasa nyaman dengan prestasi yang ada di hadapan anda, terus belajar dan terus berkarya. Sadarilah ketika kalian memperoleh kesempatan belajar manfaatkan dengan baik, masih banyak anak yatim di luar sana yang sangat ingin bersekolah setinggi-tingginnya, maka jangan sia-siakan kesempatan untuk terus berprestasi,” kata Syarifuddin, Rabu (14/2) di Aula Lantai III gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry.
Lebih lanjut, Syarifuddin berharap kepada seluruh peserta yudisium yang sebentar lagi akan diwisuda untuk tidak merasa cukup dengan prestasi yang sudah dimiliki, menjaga almamater serta untuk terus mengepakkan sayap untuk berkiprah hingga penjuru dunia berbekal pendidikan yang telah diperoleh selama dibangku perkuliahan.
“Dengan selesainya studi anda, maka perjuangan anda telah dimulai, tantangan masa depan ada di hadapan anda, jangan ragu dan beranilah bersaing. Saat ini, kita memasuki era meritokrasi. Era di mana prestasi kita yang menentukan adalah kita sendiri, bukan oleh atasan kita, bukan oleh kolega kita, bukan oleh orang tua, dan bukan oleh primordial kita atau kedaerahan,” katanya.
Sebelumnya, Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Drs. Nasruddin AS, M.Hum, dalam laporannya menyebutkan pada yudisium program sarjana strata satu (S1) dan Diploma III Fakultas Adab dan Humaniora semester ganjil tahun akademik 2017/2018 tahun ini mahasiswa yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti yudisium sebanyak 130 orang.
“Semester ini kita meyudisium calon wisudawan sebanyak 130 orang masing-masing prodi Sejarah Kebudayaan Islam sebanyak 36 orang, Bahasa dan Sastra Arab (28 orang), S1 Ilmu Perpustakaan (63 orang) dan D3 Ilmu Perpustakaan sebanyak 3 orang,” kata Nasruddin selaku ketua panitia pelaksana.
Pada kesempatan tersebut, pimpinan Fakultas juga memberikan penghargaan (bungong jaroe) kepada empat lulusan terbaik masing-masing Nabilla Addini (SKI), Rizka Suhaimi (BSA), Mukhsalmina (D3 Ilmu Perpustakaan) dan Admilin dari Prodi S1 Ilmu Perpustakaan.[]



