BANDA ACEH –  Si jago merah (api) kembali membakar (mengamuk dan melahap) 7 unit rumah warga di Gampong Lam Sabang, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Jumat, 16 Maret 2018, sekira pukul 06.50 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, M Nurdin melalui Petugas Pusat Data dan Informasi, Yudi mengatakan, ketujuh rumah berkonstruksi permanen dan kayu itu pertama kali diketahui oleh warga bernama Muhibbuddin, anak dari Nurhayati, salah seorang korban rumah terbakar.

“Dia menyatakan api bermula dari percikan api pada cok listrik kabel TV dan menjalar ke TV lalu terbakar,” kata Yudi.

Yudi mengungkapkan, saksi sempat berusaha memadamkan api namun tidak terkendali bahkan api malah semakin membesar.

“Sehingga saksi meminta bantuan tetangga sekitar,” ungkapnya.

Mengetahui kabar tersebut, warga kemudian berupaya membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Sementara itu, warga lainnya coba menghubungi pihak pemadam kebakaran.

Posisi rumah warga yang berdekatan membuat api cepat menjalar dan menyambar ke rumah lainnya.

“Menerima laporan ini kita langsung keraguan 2 unit armada damkar dari Unit Pos Simpang Mesra dan didukung 4 unit armada dari Aceh Besar, pemadaman dibantu warga sekitar serta pihak TNI/Polri dan relevan RAPI,” jelas Yudi.

Satu jam kemudian api baru dapat dijinakkan oleh tim. Mencegah timbulnya kembali api yang membakar rumah-rumah tersebut tim melakukan pendinginan.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, seluruh barang dan rumah tersebut ludes terbakar, khususnya rumah yang berkontruksi kayu,” jelasnya lagi.

Adapun ketujuh unit rumah tersebut yakni:

1. Nurhayati rumah konstruksi permanen;
2. Nyak malim rumah konstruksi papa atau kayu;
3. Mardiana rumah konstruksi papa atau kayu;
4. Inaimah rumah konstruksi papa atau kayu;
5. Lukman rumah konstruksi permanen
6. Jamilah rumah konstruksi papa atau kayu;
7. Attah/Baktiar rumah konstruksi papa atau kayu.[]