SIGLI – Kabupaten Pidie dipercayakan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022. Namun sejauh ini belum ada persiapan lokasi fasilitas gedung olahraga yang memadai.
Bahkan lokasi pembangunan City Sport Center belum jelas. Padahal Pemerintah Aceh sudah mengalokasikan Rp15 miliar tahun 2020 untuk pengadaan lahan pembangunan gedung sport center.
Ada lima lokasi yang awalnya dipilih untuk persiapan lahan yang nantinya akan ditentukan dalam rapat, Namun, baru Rabu, 15 Juli, ditinjau Pemerintah Kabupaten Pidie dipimpin Bupati Roni Ahmad bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Roni Ahmad alias Abusyik mengaku peninjauan lahan yang dilakukan pihaknya merupakan kali pertama di lima lokasi yang ditawarkan untuk pembebasan. Semua lokasi berada di tiga kecamatan, Pidie, Kota Sigli dan Simpang Tiga.
“Ini kali pertama kita lakukan peninjauan lokasi lahan pembangunan City Sport Center. Untuk penentuan lokasi akan kita putuskan dalam rapat yang akan digelar nanti malam,” kata Roni.
Dia optimis Pidie yang dipercayakan tuan rumah penyelenggaraan PORA siap menyediakan fasilitas memadai. Jika ada pihak yang ingin menggagalkannya, dia mengaku tidak memberi ruang bagi mereka. Ini semua demi menjaga kepercayaan yang telah diberikan 23 kabupaten /kota di Aceh.
“Kemungkinan ada oknum yang ingin menggagalkan pelaksanaan PORA, tapi itu tidak kita biarkan dan tidak kita beri kesempatan, karena PORA merupakan event yang ditunggu oleh masyarakat Aceh dan lebih khusus mendapat dukungan penuh dari masyarakat Pidie,” tegas Abusyik.[]



