27.2 C
Banda Aceh
Sabtu, September 25, 2021

Aceh Hari Ini: Tiga Tokoh Aceh Ditunjuk Untuk Misi Haji Republik Indonesia

Pada 12 September 1949 tiga tokoh Aceh ditunjuk untuk menjalani misi haji. Ketiga tokoh Aceh itu adalah Syeikh Abdul Hamid, Ali Hasjmy dan Muhammad Nur El Ibrahimy. Mereka juga membawa misi diplomasi kemerdekaan ke Timur Tengah.

Selain tiga tokoh Aceh itu, Wakil Perdana Menteri Republik Indonesia juga menunjuk tiga wakil dari Pemerintah Pusat, yakni SR Hadji Sjamsir, Prof Abdul Kahar Muzakkir dan Syeik Awab Sjahbal.

Penetapan Misi Haji itu dikukuhkan dengan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No.7/A/B-2 tanggal 19 September 1949. Syeikh Hadji Abdul Hamid ditunjuk sebagai ketua, SR Hadji Sjamsir sebagai bendahara, Muhammad Nur Elibrahimy sebagai sekretaris, dan tiga orang lainnya Prof Abdul Kahar Muzakkir, Ali Hasjmy dan Syeik Awab Sjahbal sebagai anggota.

Baca Juga: Raja Siak Sri Inderapura Hijrah ke Aceh

Ketua delegasi Syeikh Hadji Abdul Hamid lebih dikenal sebagai Ayah Hamid, orang dekat Gubernur Militer Aceh Langkat dan Tanah Karo Jendral Mayor Tituler Teungku Muhammad Daod Beureu’eh yang juga pendiri Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA).

Sementara Ali Hasjmy merupakan salah satu tokoh perjuangan kemerdekaan di Aceh, masa mudanya dikenal sebagai aktivis Pemuda Republik Indonesia (PRI) yang kemudian menjadi Ketua Pesindo daerah Aceh. Tapi ketika Pesindo mendukung pemberontakan PKI Muso di Madiun, dia memutuskan hubungan dengan Pesindo Pusat.

Ali Hasjmy seorang juga jurnalis sejak zaman kolonial Belanda, masa pendudukan Jepang hingga zaman perjuangan kemerdekaan. Ia kemudian menjadi guru besar (Profesor) di berbagai disiplin ilmu, kelak menjadi Rektor IAIN Ar Raniry, Gubernur Aceh, dan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh.

Kemudian Muhammad Nur El Ibrahimy merupakan tokoh muda berpendidikan, salah seorang cendikiawan muslim yang berpengaruh pada zaman pergolakan di Aceh. Ia juga menantu dari Abu Daod Beureu’eh.

Baca Juga: Penduduk Aceh Jarah Logistik Tentara Jepang

Kepada Misi Haji ini ditugaskan untuk mewakili rakyat umat Islam Indonesia selama ibadah haji dan menyampaikan pemerintah Republik Indonesia kepada Raja Ibnu Saud atas bantuan-bantuannya bagi rakyat Indonesia yang bermukim di Hijaz.

Misi Haji ini juga ditugaskan memberi penerangan, agar menarik perhatian dan simpati dunia Arab dan umat Islam kepada Republik Indonesia, mempererat hubungan dan saling membantu dan nyata dengan negara-negara Arab dan negara-negara Islam dengan negara Republik Indonesia.

Tim dari Pemerintah Pusat berangkat dengan pesawat dari Yogjakarta ke Jakarta sebelum kemudian meneruskan perjalanan ke Sabang dengan kapal laut. Sementara tim dari Aceh pada 14 September 1949 berangkat dari Banda Aceh ke Sabang dengan menggunakan motor boat.

Dari Sabang mereka sama-sama menuju Arab Saudi dengan tim dari Pemerintah Pusat. Ketika tiba di Arab Saudi, misi ini disambut baik oleh Raja Abdul Aziz dan masyarakat Saudi Arabia. Sambutan hangat juga didapatkan ketika mereka ke Mesir.

Setelah 27 hari menjalankan misi haji di Arab Saudi dan 43 hari di Mesir. Tim Misi Haji kemudian kembali ke Indonesia dengan sebuah kapal laut dan tiba kembali di Banda Aceh pada 21 Desember 1949. Keterangan Ali Hasymi tetang Misi Haji Indonesia tersebut bisa dibaca dalam buku Sekali Republiken Tetap Republiken halaman 318-319.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Gayo Lues Tuan Rumah Pra-PORA Sepak Bola

BLANGKEJEREN - Kabupaten Gayo Lues  akan menjadi tuan rumah Pra-Pekan Olahraga Aceh (PORA) Cabang...

Palestina: Israel Haraus Tinggalkan Yerusalem Timur dalam 1 Tahun

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menuduh Israel menghancurkan prospek penyelesaian politik berdasarkan solusi dua negara  melalui permukiman di Tepi...

Saksikan Pacuan Kuda di Gayo Lues, Pengunjung Disuntik Vaksin, Dikasih Sembako

  BLANGKEJEREN - Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Gayo Lues menggelar latihan bersama...

Putri Bimbim Slank Mezzaluna Siap Go Internasional Lewat Lagu ‘In Situ’

Putri Bimbim Slank, Mezzaluna D'Azzuri mengikuti jejak sang ayah terjun di industri musik Indonesia. Bukan sebagai drummer,...

Berikan Pemahaman kepada Masyarakat Pentingnya Vaksinasi Covid-19

SABANG – Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah M.Kes., menitipkan pesan kepada para kepala Puskesmas...

Aceh Hari Ini: Siasat Kawat Palsu Pemuda Atjeh Sinbun Untuk KNIL

Para pemuda pejuang Aceh di redaksi surat kabar Atjeh Sinbun membuat kawat palsu atas...

SMUR Minta Pemkab Aceh Utara Cabut Izin HGU PT SA

LHOKSEUMAWE – Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR) bersama warga Kecamatan Simpang Keuramat, meminta Pemerintah...

Realisasi PAD Getah Pinus Gayo Lues Baru 14 Persen

BLANGKEJEREN – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gayo Lues dari bagi hasil getah...

Kabid Humas Polda Aceh: Khana Darasa Naswa Hanya Alami Sikosomatik

BANDA ACEH – Khana Darasa Naswa (12) siswi SMK Negeri 1 Lkokseumawe yang tumbang...

Tim Polyrobocom PNL Ikuti Kontes Robot Indonesia 2021

LHOKSEUMAWE - Tim  Polyrobocom Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) mengikuti ajang Kontes Robot Indonesia (KRI)...

Ganti Rugi Lahan Jalan Tol di Padang Tiji Dinilai Bermasalah

BANDA ACEH - Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten...

Orang Tua Siswi Korban Vaksin di Lhokseumawe akan Tempuh Jalur Hukum

LHOKSEUMAWE – Aji Usman (52) akan tetap menempuh jalur hukum, setelah Khana Darasa Naswa...

Ritual Pagi Hari Demi Kualitas Hidup

Pebisnis sekaligus penulis buku "The Miracle Morning", Hal Elrod, mengakui, bangun pada pagi hari...

Risiko Berat Mualaf Juan Berjuang Sembunyikan Islamnya

Juan Dovandi (19 tahun) masih terus berproses sebagai mualaf. Karena hingga saat ini dia...

Conor McGregor Bikin Onar dan Patah Kaki, Nasibnya Kini

Kabar terbaru disampaikan Presiden Ultimate Fighting Championship (UFC) Dana White. Hal ini soal nasib Conor...

Kemenag dan Dinas Dayah Persiapkan Hari Santri Nasional

BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh dan Dinas Pendidikan Dayah Aceh...

Tak Layak Pakai, Delapan Ruang Belajar SMPN 1 Tanah Luas Direhab

LHOKSUKON – Delapan ruang belajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tanah Luas,...

Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan di Simpang Keuramat

LHOKSEUMAWE- Tim penyidik Polres Lhokseumawe melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penyerobotan lahan antara masyarakat...

Jika Bitcoin Jadi Sangat Sukses, Ini Prediksi Miliarder Ray Dalio

NEW YORK - Pendiri hedge fund terbesar di dunia, Bridgewater Associates, Ray Dalio memprediksi...

Premier Oil Andaman Cari Cadangan Migas Baru di Aceh

BANDA ACEH – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKSK) Premier Oil Andaman mencari cadangan minyak...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat